Awalia, Siti Afifah (2025) Studi Tafsir Al-Marāgī Tentang Pengelolaan Pikiran dalam Al-Qur’an: Menanggulangi Overthinking. Diploma atau S1 thesis, UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten.
|
Teks
S_IAT_211320034_Cover.pdf Download (378kB) |
|
|
Teks
S_IAT_211320034_Lampiran Depan.pdf Download (1MB) |
|
|
Teks
S_IAT_211320034_BAB I.pdf Download (767kB) |
|
|
Teks
S_IAT_211320034_BAB II.pdf Restricted to Hanya staf repositori Download (444kB) |
|
|
Teks
S_IAT_211320034_BAB III.pdf Restricted to Hanya staf repositori Download (742kB) |
|
|
Teks
S_IAT_211320034_BAB IV.pdf Restricted to Hanya staf repositori Download (1MB) |
|
|
Teks
S_IAT_211320034_BAB V.pdf Download (260kB) |
|
|
Teks
S_IAT_211320034_Daftar Pustaka.pdf Download (426kB) |
Abstrak
Overthinking merupakan salah satu gangguan kejiwaan yang membahayakan kesehatan mental dan emosional, yaitu berupa kondisi berpikir secara berlebihan terhadap suatu hal yang telah atau belum terjadi secara terus-menerus, sehingga menimbulkan kecemasan, kegelisahan, serta mengganggu ketenangan hati. Overthinking dapat menyebabkan berbagai dampak negatif seperti stres, insomnia, menurunnya performa aktivitas, bahkan gangguan fisik dan psikis yang serius. Fokus penelitian ini diarahkan pada dua pokok permasalahan yaitu 1. Bagaimana Tafsir Al-Marāgī menjelaskan konsep pengelolaan pikiran berlebihan dalam konteks Al-Qur’an? 2. Apa solusi yang ditawarkan dalam Al-Qur’an melalui Tafsir Al-Marāgī untuk mengatasi overthinking dalam kehidupan sehari-hari? Adapun tujuannya 1. Untuk mengetahui penafsiran Al-Marāgī mengenai konsep pengelolaan pikiran berlebihan dalam konteks Al-Qur’an 2. Untuk mengetahui solusi yang ditawarkan dalam Al-Qur’an melalui Tafsir Al-Marāgī untuk mengatasi overthinking dalam kehidupan sehari-hari. Jenis penelitian ini adalah studi kepustakaan (library research). Sumber data primer dalam penelitian ini adalah Al-Qur’an dan Tafsir Al-Marāgī. Sedangkan sumber sekunder yang digunakan adalah jurnal ilmiah, dan buku yang relevan dengan tema penelitian ini. Berdasarkan hasil yang diperoleh dari berbagai sumber yang relevan, dapat disimpulkan bahwa dalam Al-Qur’an tidak ditemukan istilah “overthinking” secara spesifik, namun konsepnya tampak jelas dalam bentuk rasa takut, sedih, dan ketidaktenteraman hati (kekhawatiran) yang tercermin dalam beberapa ayat. Dalam Tafsir AlMarāgī dijelaskan bahwa overthinking dapat diatasi dengan meningkatkan keimanan dengan berdzikir, bertawakal, berprasangka baik, serta bersikap sabar dalam menghadapi ujian hidup. Maka dari itu, kajian ini memberikan pemahaman komprehensif mengenai bagaimana ulama tafsir modern memandang overthinking dalam ajaran Al-Qur’an.
| Tipe Item/Data: | Skripsi/Tesis/Disertasi (Diploma atau S1) |
|---|---|
| Kata Kunci (keywords): | Overthinking, Al-Qur’an, Tafsir Al-Marāgī |
| Subjek: | 2x1 Al Quran dan ilmu yang terkait > 2x1.3 Tafsir Al-Quran |
| Divisi: | Fakultas Ushuluddin dan Adab > Ilmu Alquran dan Tafsir |
| User Penyetor: | S.Hum Prihantini Noor Akmalia |
| Tanggal Disetorkan: | 07 Mei 2026 03:03 |
| Perubahan Terakhir: | 07 Mei 2026 03:03 |
| URI: | http://repository.uinbanten.ac.id/id/eprint/18585 |
Actions (login required)
![]() |
Lihat Item |
