Fawaz, Andre (2024) Ragam Pembelajaran dengan Pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia. Diploma atau S1 thesis, UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten.
|
Teks
S_PGMI_201240061_Cover.pdf Download (128kB) |
|
|
Teks
S_PGMI_201240061_Lampiran Depan.pdf Download (733kB) |
|
|
Teks
S_PGMI_201240061_Bab I.pdf Download (196kB) |
|
|
Teks
S_PGMI_201240061_Bab II.pdf Restricted to Hanya staf repositori Download (435kB) |
|
|
Teks
S_PGMI_201240061_Bab III.pdf Restricted to Hanya staf repositori Download (280kB) |
|
|
Teks
S_PGMI_201240061_Bab IV.pdf Restricted to Hanya staf repositori Download (268kB) |
|
|
Teks
S_PGMI_201240061_Bab V.pdf Download (137kB) |
|
|
Teks
S_PGMI_201240061_Daftar Pustaka.pdf Download (160kB) |
Abstrak
Salah satu keterampilan yang paling penting untuk dikembangkan adalah keterampilan berpikir kritis: kemampuan siswa menganalisis informasi, mengevaluasi argumen, dan membuat keputusan yang tepat. Metode pengajaran untuk meningkatkan kemampuan berpikir siswa adalah dengan pembelajaran contextual teaching and learning (CTL). Pendekatan ini bertujuan untuk menghubungkan materi pembelajaran dengan konteks dunia nyata siswa sehari- hari, memudahkan pemahaman dan penerapan contoh-contoh kehidupan nyata. Tujuan daripada penelitian ini yaitu secara garis besarnya untuk meningkatkan kualitas pembelajaran Bahasa Indonesia dengan pendekatan CTL sehingga dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa Berdasarkan observasi pertama di Madrasah Ibtida’iyah Daarul Ilmi, peneliti membenarkan bahwa pembelajaran bahasa Indonesia di Madrasah Ibtida’iyah Daarul Ilmi masih ditemukan kelemahan dalam proses pembelajaran bahasa Indonesia, sehingga siswanya memang kurang belajar dengan baik. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian observasi wawancara. Peneliti mewawancara langsung guru yang ada di sekolah Madrasah Daarul Ilmi. Hasil dan pembahasan dari penelitian ini yaitu, peneliti menganalisis bahwa metode CTL yang diterapkan guru kepada siswa di MI Daarul Ilmi terlaksanakan dengan cukup baik. Tapi memang, ada beberapa yang masih kurang pas dalam penerapannya. Ada banyak eksekusi yang perlu dievaluasi dalam hal ini. Peneliti menemukan metode yang paling berpengaruh dalam meningkatkan pembelajaran kritis dalam belajar Bahasa Indonesia ini. Dua diantaranya adalah pada saat guru menerapkan komponen Learning Community (Masyarakat Belajar) dan Inquairy (Menemukan). Karena, cara implementasi guru dalam menerapkannya cukup baik untuk meningkatkan pola fikir, rasa kreatifitas dan keingintahuan yang tinggi bagi siswa. Sehingga, hal ini sangat baik dalam meningkatkan cara berfikir siswa.
| Tipe Item/Data: | Skripsi/Tesis/Disertasi (Diploma atau S1) |
|---|---|
| Kata Kunci (keywords): | Contextual teaching and learning (CTL), kemampuan berpikir kritis siswa, pembelajaran bahasa Indonesia |
| Subjek: | 300 Ilmu-ilmu Sosial > 370 Pendidikan > 371 Sekolah & kegiatan mereka; pendidikan khusus > 371.3 Metode Belajar Mengajar, Kegiatan Belajar Mengajar > 371.36 Metode Pengajaran Tertentu, Metode Pembelajaran Tertentu |
| Divisi: | Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah |
| User Penyetor: | S.S.I Fadhilah NH |
| Tanggal Disetorkan: | 19 Jan 2026 07:14 |
| Perubahan Terakhir: | 19 Jan 2026 07:14 |
| URI: | http://repository.uinbanten.ac.id/id/eprint/18067 |
Actions (login required)
![]() |
Lihat Item |
