Hidayat, Samsul (2025) Analisis Tingkat Efisiensi Praktik Pembiayaan Bank Umum Syariah (BUS) Di Indonesia Periode 2021-2023. Diploma atau S1 thesis, UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten.
|
Teks
S_PBS_191420047_COVER.pdf Download (94kB) |
|
|
Teks
S_PBS_191420047_LAMPIRAN DEPAN.pdf Download (732kB) |
|
|
Teks
S_PBS_191420047_BAB I.pdf Download (229kB) |
|
|
Teks
S_PBS_191420047_BAB II.pdf Restricted to Hanya staf repositori Download (439kB) |
|
|
Teks
S_PBS_191420047_BAB III.pdf Restricted to Hanya staf repositori Download (357kB) |
|
|
Teks
S_PBS_191420047_BAB IV.pdf Restricted to Hanya staf repositori Download (258kB) |
|
|
Teks
S_PBS_191420047_BAB V.pdf Download (158kB) |
|
|
Teks
S_PBS_191420047_DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (439kB) |
Abstrak
Penelitian ini dilakukan pada 5 Bank Syariah yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan dan untuk mengetahui apakah seberapa baik bank syariah dalam mengelola input untuk menghasilkan output yang maksimal, dan untuk mengetahui kinerja efisiensi pada masing-masing bank. Sedangkan data yang dijadikan variabel oleh peneliti adalah Total Aset, Dana Pihak Ketiga dan Pembiayaan. Adapun perumusan masalah dalam penelitian ini yaitu 1). Bagaimana analisis kinerja efisiensi pada masing-masing bank syariah 2021-2023?. 2). Bagaimana hasil perbandingan dari kinerja efisensi bank syariah 2021-2023?. Tujuan dari penelitian ini yaitu 1). Untuk mengetahui dan menganalisis bagaimanakah kinerja dari masing-masing Bank Syariah 2021-2023. 2). Untuk mengetahui bagaimana hasil dari perbandingan kinerja efisiensi pada masing-masing Bank Syariah 2021-2023. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif yang menggunakan pendekatan Data Envelopment Analysis (DEA) model CCR dengan asumsi maksimisasi output. Adapun data dalam penelitian ini adalah data sekunder yang di peroleh dari website masing-masing bank syariah atau Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Hasil pengukuran menggunakan Data Envelopment Analysis (DEA) dengan model CCR menunjukan bahwa terdapat variasi efisiensi di antara kelima bank yang di teliti yaitu, hanya BTPN Syariah yang menunjukan kinerja efisiensi yang optimal dengan nilai rata-rata efisiensi sebesar 90,42% yang berarti BTPN Syariah mampu memanfaatkan input secara efisien dalam menghasilkan output pembiayaannya. Sementara itu, bank lainnya berada pada nilai skor yang tidak efisien seperti Bank Muamalat Indonesia menunjukan nilai efisiensi rata-rata sebesar 62%, Bank Mega Syariah dengan nilai rata-rata 73%, Bank Syariah Bukopin nilain efisiensi rata-rata sebesar 61%, dan Bank Aceh Syariah dengan nilai efisiensi rata-rata sebesar 60%. Artinya, keempat bank tersebut menunjukan nilai yang tidak efisien.
| Tipe Item/Data: | Skripsi/Tesis/Disertasi (Diploma atau S1) |
|---|---|
| Kata Kunci (keywords): | Total Aset, Dana Pihak Ketiga, dan Pembiayaan |
| Subjek: | 300 Ilmu-ilmu Sosial > 330 Ekonomi > 332 Ekonomi Keuangan > 332.1 Bank, Perbankan |
| Divisi: | Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Perbankan Syari'ah |
| User Penyetor: | S.E. Amelia Nurazizah Wijaya |
| Tanggal Disetorkan: | 14 Jan 2026 08:36 |
| Perubahan Terakhir: | 14 Jan 2026 08:36 |
| URI: | http://repository.uinbanten.ac.id/id/eprint/18048 |
Actions (login required)
![]() |
Lihat Item |
