Irwanto, Dedi (2025) Uji Akurasi Arah Kiblat Masjid-Masjid di Kecamatan Menes Kabupaten Pandeglang Banten Menggunakan Metode Segitiga Siku-Siku dan Rashdul Kiblat Lokal. Diploma atau S1 thesis, UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten.
|
Teks
S_HKI_211110039_Cover.pdf Download (155kB) |
|
|
Teks
S_HKI_211110039_Lampiran Depan.pdf Download (791kB) |
|
|
Teks
S_HKI_211110039_Bab I.pdf Download (327kB) |
|
|
Teks
S_HKI_211110039_Bab II.pdf Restricted to Hanya staf repositori Download (544kB) |
|
|
Teks
S_HKI_211110039_Bab III.pdf Restricted to Hanya staf repositori Download (304kB) |
|
|
Teks
S_HKI_211110039_Bab IV.pdf Restricted to Hanya staf repositori Download (1MB) |
|
|
Teks
S_HKI_211110039_Bab V.pdf Download (70kB) |
|
|
Teks
S_HKI_211110039_Daftar Pustaka.pdf Download (139kB) |
Abstrak
Perkembangan metode penentuan Arah Kiblat terus mengalami kemajuan, terutama dari segi tingkat akurasi arah kiblatnya, perkara menghadap kiblat sangat penting karena merupakan salah satu syarat kesahan sholat. Perbedaan dasar hukum menghadap kiblat bagi orang yang tidak bisa melihat Ka’bah, yang berbeda pada setiap Mazhab, akan tetapi ijtihad diperlukan bagi orang yang jauh dari bangunan Ka’bah, agar arah yang dituju tidak terlalu jauh kemelencengan dari bangunan Ka’bah apalagi sampai mengarah ke negara lain. Kemelencengan arah Kiblat 10 di titik koordinat wilayah Indonesia bisa mengakibatkan 111 km melenceng, dari bangunan Ka’bah. Perkara mengetahui Arah Kiblat bagi Musholli yang jauh dari bangunan Ka’bah sangat penting, akan tetapi pada prakteknya tidak banyak orang memperhatikannya. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana metode penentuan awal arah kiblat, bagaimana akurasi arah kiblat dan analisis penulis terhadap akurasi arah Kiblat Masjid-masjid di kecamatan Menes, kabupaten Pandeglang, provinsi Banten. Adapun tujuan pada peneliatn ini adalah untuk mengetahui metode penentuan awal arah kiblat, untuk mengetahui akurasi arah kiblat dan untuk mengetahui hasil analisis penulis terhadap akurasi arah Kiblat masjid-masjid di kecamatan Menes, kabupaten Pandeglang, provinsi Banten. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Kualitatif (qualittive) yang bersifat penelitian lapangan (field research), dengan Pendekatan sosiologi empiris. Sumber data primer yaitu wawancara, hasil kalibrasi, dan Q.S al-Baqarah ayat 144,148-150 dan sumber data sekunder berupa data-data kepustakaan. Pengumpulan data yang penulis lakukan adalah melakukan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik pengolahan data yaitu reduksi data yaitu reduksi data (data reduction), penyajian data (data display), dan penarikan kesimpulan (Conclusion). Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa pertama, penentuan awal arah kiblat masjid-masjid di kecamatan Menes Kabupaten Pandeglang Banten, menggunakan dua metode yaitu metode kompas dan arah terbenamnya Matahari. Kedua, dari sepuluh masjid yang dijadikan sampel terdapat 8 masjid mengalami kemelencengan di luar batas toleransi dan 2 masjid akurat. Ketiga, 10 hasil kalibrasi arah kiblat masjid bila dilihat dari pandangan 4 mazhab akan menimbulkan 3 konsekuensi hukum shalat yaitu sah, sah tapi kurang afdal dan tidak sah. Selain itu dua analisis terkait tahun pendirian masjid dan penggunaan metode penentuan awal arah kiblat, bahwa yang terdapat korelasi dengan penyebab kemelencengan adalah dari metode arah kiblat ang digunakan.
| Tipe Item/Data: | Skripsi/Tesis/Disertasi (Diploma atau S1) |
|---|---|
| Kata Kunci (keywords): | Arah kiblat, segitiga siku-siku, akurasi |
| Subjek: | 2x5 Akhlak dan Tasawuf > 2x5.4 Doa dan Zikir (Termasuk Kiblat) |
| Divisi: | Fakultas Syari'ah > Hukum Keluarga Islam |
| User Penyetor: | S.S.I Fadhilah NH |
| Tanggal Disetorkan: | 09 Des 2025 03:26 |
| Perubahan Terakhir: | 09 Des 2025 03:26 |
| URI: | http://repository.uinbanten.ac.id/id/eprint/17847 |
Actions (login required)
![]() |
Lihat Item |
