Tinjauan Siyasah Dusturiyah terhadap Pengaturan Kewarganegaraan Ganda Berdasarkan Putusan Mahkamah Konstitusi No.80/PUU-XIV/2016

Hakim, Rohyan (2025) Tinjauan Siyasah Dusturiyah terhadap Pengaturan Kewarganegaraan Ganda Berdasarkan Putusan Mahkamah Konstitusi No.80/PUU-XIV/2016. Diploma atau S1 thesis, UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten.

[img] Teks
S_HTN_201120032_Cover.pdf

Download (89kB)
[img] Teks
S_HTN_201120032_Lampiran Depan.pdf

Download (472kB)
[img] Teks
S_HTN_201120032_BAB I.pdf

Download (327kB)
[img] Teks
S_HTN_201120032_BAB II.pdf
Restricted to Hanya staf repositori

Download (416kB)
[img] Teks
S_HTN_201120032_BAB III.pdf
Restricted to Hanya staf repositori

Download (289kB)
[img] Teks
S_HTN_201120032_BAB IV.pdf
Restricted to Hanya staf repositori

Download (306kB)
[img] Teks
S_HTN_201120032_BAB V.pdf

Download (137kB)
[img] Teks
S_HTN_201120032_Daftar Pustaka.pdf

Download (231kB)

Abstrak

Putusan MK No. 80/PUU-XIV/2016 memberi kesempatan anak hasil perkawinan campuran memiliki kewarganegaraan ganda hingga usia 18 tahun. Meski dinilai progresif, pembatasan ini menimbulkan pertanyaan keadilan, terutama bagi anak yang ingin mempertahankan identitas kedua orang tuanya. Dalam perspektif Siyasah Dusturiyah, kebijakan ini perlu dikaji karena prinsip keadilan Islam menekankan perlindungan hak anak sebagai kelompok rentan. Jika pembatasan ini mengabaikan tujuan syariah seperti hifz al-nasl, maka perlu dievaluasi apakah putusan tersebut sudah mencerminkan keadilan substantif atau belum. Rumusan masalah Penelitian ini adalah: 1. bagaimana pengaturan kewarganegaraan ganda dalam hukum positif di Indonesia sebelum dan setelah adanya Putusan Mahkamah Konstitusi No. 80/PUU-XIV/2016? 2. bagaimana perspektif siyasah dusturiyah terhadap pengaturan kewarganegaraan ganda berdassarkan putusan mahkamah konstitusi No.80/PUU-XIV/2016? Tujuan dari penelitian ini adalah 1. Untuk mengetahui dan menjelaskan bagaimana pengaturan kewarganegaraan ganda dalam hukum positif di Indonesia sebelum dan setelah adanya Putusan Mahkamah Konstitusi No. 80/PUU-XIV/2016. 2. Untuk mengetahui dan menjelaskan bagaimana perspektif siyasah dusturiyah terhadap pengaturan kewarganegaraan ganda berdasarkan putusan mahkamah konstitusi No.80/PUU-XIV/2016. Jenis penelitian ini adalah penelitian studi kepustakaan, metode penelitian kualitatif deskriptif dan analisis normatif terhadap dokumen hukum, putusan MK, serta literatur yang berkaitan dengan siyasah dusturiyah. Data dikumpulkan melalui telaah dokumen, analisis putusan Mahkamah Konstitusi No.80/PUU-XIV/2016, serta kajian teoritis mengenai prinsip-prinsip siyasah dusturiyah dalam hukum Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Putusan MK No. 80/PUU XIV/2016 membuka fleksibilitas bagi anak hasil perkawinan campuran untuk mempertahankan kewarganegaraan meski terlambat secara administratif. Namun, hambatan seperti kurangnya sosialisasi dan prosedur yang rumit masih menjadi kendala. Diperlukan evaluasi kebijakan melalui penyederhanaan prosedur, peningkatan sosialisasi, dan penguatan prinsip mas’uliyah (tanggung jawab negara), hurriyah (kebebasan dan perlindungan hak), serta musawah (persamaan hak), agar sistem kewarganegaraan lebih inklusif dan adil.

Tipe Item/Data: Skripsi/Tesis/Disertasi (Diploma atau S1)
Kata Kunci (keywords): Kewarganegaraan Ganda, perkawinan campuran, Putusan MK No. 80/PUU-XIV/2016, Siyasah Dusturiyah
Subjek: 300 Ilmu-ilmu Sosial > 320 Ilmu politik > 323 Sipil & politik hak > 323.6 Kewarganegaraan
Divisi: Fakultas Syari'ah > Hukum Tata Negara
User Penyetor: S.Hum Prihantini Noor Akmalia
Tanggal Disetorkan: 20 Nov 2025 10:06
Perubahan Terakhir: 20 Nov 2025 10:06
URI: http://repository.uinbanten.ac.id/id/eprint/17785

Actions (login required)

Lihat Item Lihat Item

      is powered by EPrints 3 which is developed by the Islamic Institutional Repository UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten. More information and software credits.