Sejarah Pembaruan Hukum Islam dan Perdebatan Antara Islam dan Sekularisme di Turki

Jarir, Abdullah (2012) Sejarah Pembaruan Hukum Islam dan Perdebatan Antara Islam dan Sekularisme di Turki. Syakhsia: Jurnal Hukum Perdata Islam, 1(1). pp. 73-86. ISSN 2085-367X

[img] Teks
Sejarah Pembaruan Hukum Islam dan Perdebatan Antara Islam dan Sekularisme di Turki.pdf

Download (10MB)

Abstrak

Berbicara tentang pembaharuan hukum sejak tandzimat sampai sekarang dan bagaimana perdebatan yang terjadi antara Islam dan sekularisme, maka berarti berbicara mengenai bagaimana pembaharuan hukum yang terjadi sejak tandzimat sampai sekarang dan bagaimana diskursus yang terjadi antara hukum Islam dan sekularisme di Turki. Perlu dipahami pula bahwa upaya melaksanakan Hukum Islam, baik di bidang hukum keluarga (akhwal al-syakhsiyah) seperti perkawinan, percaraian, kewarisan maupun Hukum Pidana Islam, seperti percurian dan lain sebagainya merupakan fenomena kultural umat yang latar belakangnya dapat dilihat dari berbagai segi yang di antaranya ialah bahwa Hukum Islam telah menjadi hukum yang hidup dalam masyarakat yang beragama Islam, karena Hukum Islam berkembang sejak abad ke-7 sebelum Turki Utmani. Hukum Islam di Turki Utsmani mengalami berbagai perubahan yang secara umum terbagai pada periode awal, periode masuknya pengaruh luar, dan periode pasca Tandzimat, yang dapat dipahami melalui perkembangan peradilan dan pengkodifikasian Hukum Islam (syari'ah dan Qanun).

Tipe Item/Data: Artikel
Kata Kunci (keywords): Turki, pembaharuan, sekularisme
Subjek: 2x3 Aqaid, Aqidah, Akidah, Ilmu Kalam > 2x3.9 Islam tentang Agama dan Aliran Lain, Hubungan Islam dengan Agama dan Aliran Lain > 2x3.98 Islam dan Sekularisme, Islam dan Orientalisme
User Penyetor: S.S.I Fadhilah NH
Tanggal Disetorkan: 18 Nov 2025 04:11
Perubahan Terakhir: 18 Nov 2025 04:11
URI: http://repository.uinbanten.ac.id/id/eprint/17750

Actions (login required)

Lihat Item Lihat Item

      is powered by EPrints 3 which is developed by the Islamic Institutional Repository UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten. More information and software credits.