PERSAINGAN ADIK-KAKAK (SIBLING RIVALRY) DALAM KELUARGA (Studi tentang Pola Asuh Keluarga terhadap Anak Kembar di Kabupaten Serang)

Meilala, (2016) PERSAINGAN ADIK-KAKAK (SIBLING RIVALRY) DALAM KELUARGA (Studi tentang Pola Asuh Keluarga terhadap Anak Kembar di Kabupaten Serang). Diploma atau S1 thesis, IAIN SMH Banten.

[img] Slideshow
Power Point Lala.pptx

Download (456kB)

Abstrak

Anak kembar yang berasal dari satu kelahiran yang sama tetaplah merupakan individu-individu yang berbeda. Kembar bukan berarti sama dalam segala hal. Perbedaan terkadang menimbulkan konflik dalam psikologi hal itu disebut sibling rivalry. Pada anak-anak kembar di Kabupaten Serang, konflik antar mereka juga terjadi, konflik itu meliputi kecemburuan, persaingan dan pertengkaran antara saudara dalam mendapatkan perhatian dan kasih sayang dari orang tua. Dapat ditekankan bahwa ada tiga hal yang menjadi unsur utama dalam persaingan bersaudara yaitu perasaan kompetisi atau persaingan, cemburu yang mendalam, dan kebencian. Berdasarkan latar belakang di atas tersebut, maka rumusan masalahnya adalah: 1) Bagaimana bentuk sibling rivalry pada anak kembar? 2) Bagaimana pola asuh keluarga dalam menangani sibling rivalry pada anak kembar?; Adapun tujuan dari penelitian ini adalah: 1) Untuk mengetahui bentuk sibling rivalry pada anak kembar, 2) Untuk mengetahui pola asuh keluarga dalam menangani sibling rivalry pada anak kembar. Penelitian ini dilakukan pada lima pasang anak kembar yang berada di wilayah Kabupaten Serang, metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus, data yang terkumpul dianalisa dan dikelompokkan dalam sistematika yang disusun menurut kerangka penulisan, adapun data yang diperoleh melalui observasi, wawancara, dan studi pustaka (literatur). Kesimpulan hasil penelitian tentang persaingan adik-kakak (sibling rivalry) dalam keluarga adalah: persaingan adik-kakak pada anak kembar dalam keluarga itu dapat dilihat dari tiga sudut; Pertama fisik: memukul, melukai, menggigit, mengompol, dan menendang, Kedua psikis: nakal, manja, benci, cemburu, marah, menangis, rewel, cengeng, dan pura-pura sakit, Ketiga sosial: mengejek, bertengkar, menggertak, dan mengganggu; Untuk mengatasi atau menangani persaingan adik-kakak (sibling rivalry) pada anak kembar dalam keluarga, pola asuh yang dapat diterapkan diantaranya: memberikan perhatian yang sama, adil dalam berbagi, memberikan pendidikan yang baik, dan mampu menjadi tauladan bagi anak-anaknya.

Tipe Item/Data: Skripsi/Tesis/Disertasi (Diploma atau S1)
Kata Kunci (keywords): Psikologi Keluarga, Mental,
Subjek: 100 Filsafat & Psikologi > 150 Psikologi
100 Filsafat & Psikologi > 150 Psikologi > 158 Terapan Psikologi
Divisi: Fakultas Ushuluddin, Dakwah Dan Adab > Bimbingan Dan Konseling Islam
User Penyetor: S.IPI Tsulatsiah Andi
Tanggal Disetorkan: 02 Mar 2017 07:24
Perubahan Terakhir: 06 Mar 2017 02:52
URI: http://repository.uinbanten.ac.id/id/eprint/95

Actions (login required)

Lihat Item Lihat Item

      is powered by EPrints 3 which is developed by the Islamic Institutional Repository UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten. More information and software credits.