Barang Pinjaman Yang Dijadikan Jaminan Hutang Tanpa Batas Waktu Menurut Hukum Islam (Studi di Desa Sujung Kecamatan Tirtayasa)

Putri, Ela Noviyanti (2021) Barang Pinjaman Yang Dijadikan Jaminan Hutang Tanpa Batas Waktu Menurut Hukum Islam (Studi di Desa Sujung Kecamatan Tirtayasa). Diploma atau S1 thesis, UIN SMH BANTEN.

[img] Teks
1.COVER.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial.

Download (23kB)
[img] Teks
2.LAMPIRAN DEPAN SKRIPSI.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial.

Download (368kB)
[img] Teks
BAB I.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial.

Download (387kB)
[img] Teks
BAB II.pdf
Restricted to Hanya user terdaftar
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial.

Download (212kB)
[img] Teks
BAB III.pdf
Restricted to Hanya user terdaftar
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial.

Download (557kB)
[img] Teks
BAB IV.pdf
Restricted to Hanya user terdaftar
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial.

Download (511kB)
[img] Teks
BAB V.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial.

Download (158kB)
[img] Teks
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial.

Download (131kB)

Abstrak

Ela Noviyanti Putri, NIM : 161130065, JudulSkripsi : “Barang Pinjaman Yang Dijadikan Jaminan Hutang Tanpa Batas Waktu Menurut Hukum Islam (Studi di Desa Sujung Kecamatan Tirtayasa)”. Pinjamansesuatu yang dipinjam atau dipinjamkan (barang, uang dan sebagainya), barang benda umum yaitu merupakan segala sesuatu yang berwujud atau berjasad,sedangkan pinjaman berasal dari kata dasar pinjam yang berarti memakai uang atau barang orang laindalam jangka waktu yang relatif tidak lama, jaminan tersebut berkaitan dengan utang-piutang. Pada praktek masyarakat di Desa Sujung yang menggunakan barang milik orang lain untuk dijadikan jaminan. dalamakad Rahn terdapat syarat dan rukun yang harus dipenuhi. Transaksi gadai yang terjadi di desa ini biasanya bersifat tradisional yaitu dengan tanpa adanya bukti secara otentik bahwa telah terjadi suatu akad kedua belah pihak. Pada transaksi gadai di Desa Sujung tanpa ada batas waktu sehingga salah satu pihak ada yang merasa dirugikan. Dari latar belakang di atas, maka perumsan masalahnya yaitu: 1. Bagaimana praktek barang pinjaman yang dijadikan jaminan hutang tanpa batas waktu di Desa Sujung, Kecamatan Tirtayasa kabupaten Serang? 2. Bagaimana menurut hukum Islam tentang barang pinjaman yang dijadikan jaminan hutang tanpa batas waktu? Tujuan penelitian ini adalah 1. Untuk mengetahui praktek barang pinjaman yang dijadikan jaminan hutang tanpa batas waktu di Desa Sujung Kecamatan Tirtayasa kabupaten Serang. 2. Untuk mengetahui bagaimana pandagan menurut hukum Islam tentang barang pinjaman yang dijadikan jaminan hutang tanpa batas waktu. Untuk melakukan penelitian dan mencari data skripsi ini, penulis menggunakan penelitian lapangan ( field reseach ) dan mengunakan metode deskripif. Adapun langkah-langkah penelitian yang ditempu adalah penelitian lokasi, pengumpulan data, penentuan sumber data, serta pengelola data. Adapun cara pengumpulan datanya adalah studi kasus yaitu observasi, wawancara dengan pemilik barang dan penggadai. Dan masyarakat Desa Sujung, studi dokumen dan bahan pustaka yang sesuai dengan pembahasan skripsi. Kesimpulan penelitian ini menghasilkan bahwa: (1) praktek barang pinjaman di Desa ini antara (muir) dan (rahin) dan barang pinjaman sebagai objek jaminannya. Ketika (rahin) meminjam barang kepada (muir) untuk digadaikan ke (murtahin), dalam pelaksanaan akad gadai ini tidak adanya perjanjian secara tertulis (otentik) dan tanpa adanya saksi. Barang yang dijadikan jaminan hanya diambil manfaatnya oleh (murtahin). (2) menurut hukum Islam praktik barang pinjaman dengan akad gadai ini tidak sah, karena adanya pihak-pihak yang dirugikan tanpa adanya batas waktu dan ditegaskan dalam al-qur’an surah Al-Baqarah:282. Kenyataan ini menunjukkan bahwa peraktik barang pinjaman dalam akad gadai di masyarakat Desa Sujung bertentangan dengan syari’at Islam, karena rukun dan syarat sahnya akad tidak terpenuhi.

Tipe Item/Data: Skripsi/Tesis/Disertasi (Diploma atau S1)
Subjek: 2x4 Fiqh
2x4 Fiqh > 2x4.2 Muamalah
2x4 Fiqh > 2x4.2 Muamalah > 2x4.22 Pinjam meminjam
Divisi: Fakultas Syari'ah > Hukum Ekonomi Syari'ah
User Penyetor: M.Pd artina Subhan
Tanggal Disetorkan: 25 Feb 2021 07:10
Perubahan Terakhir: 25 Feb 2021 07:10
URI: http://repository.uinbanten.ac.id/id/eprint/6162

Actions (login required)

Lihat Item Lihat Item

      is powered by EPrints 3 which is developed by the Islamic Institutional Repository UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten. More information and software credits.