Penyelenggaraan Produk Halal Antara Pemerintah Pusat dan Daerah Berdasarkan Undang-Undang No 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal (Studi Kasus di Kanwil Kemenag Banten)

Faricha, Eka Rifda (2021) Penyelenggaraan Produk Halal Antara Pemerintah Pusat dan Daerah Berdasarkan Undang-Undang No 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal (Studi Kasus di Kanwil Kemenag Banten). Diploma atau S1 thesis, UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten.

[img]
Pra Tinjau
Teks
1.COVER.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial.

Download (159kB) | Pra Tinjau
[img]
Pra Tinjau
Teks
2.LAMPIRAN DEPAN SKRIPSI.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial.

Download (507kB) | Pra Tinjau
[img]
Pra Tinjau
Teks
BAB I.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial.

Download (336kB) | Pra Tinjau
[img] Teks
BAB II.pdf
Restricted to Hanya user terdaftar
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial.

Download (602kB)
[img] Teks
BAB III.pdf
Restricted to Hanya user terdaftar
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial.

Download (312kB)
[img] Teks
BAB IV.pdf
Restricted to Hanya user terdaftar
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial.

Download (254kB)
[img]
Pra Tinjau
Teks
BAB V 1.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial.

Download (86kB) | Pra Tinjau
[img]
Pra Tinjau
Teks
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial.

Download (265kB) | Pra Tinjau

Abstrak

Kurangnya pengawasan dari pemerintah menyebabkan adanya makanan yang masuk bebas kedalam supermarket tanpa label halal yang ditemukan di salah satu supermarket di daerah Ciceri, salah satunyanya adalah Pringles makanan ringan yang diimpor dan didistribusikan oleh: PT.Nirwana Lestari, Bekasi 17117, Indonesia. Dari makanan tanpa label halal ini dipertanyakan tanggungjawab antara pemerintah pusat dan daerah dalam penyelenggaraan produk halal. Dikhawatirkan dalam teknik pemrosesan, penyimpanan, penanganan, dan pengepakan seringkali digunakan bahan pengawet atau campuran yang membahayakan kesehatan yang mengandung unsur haram yang dilarang dalam agama Islam. Pemerintah berkewajiban mewujudkan ketersediaan, keterjangkauan, dan pemenuhan konsumsi pangan yang cukup, aman, bermutu,bergizi seimbang dan halal. Hal ini juga tertera dalam UU Pangan bahkan menyatakan bahwa penyediaan pangan yang tidak bertentangan dengan agama, keyakinan, menjadi tanggung jawab pemerintah pusat dan daerah. Perumusahan masalahnya adalah: Bagaimana peran pemerintah pusat dan daerah dalam menyelenggarakan produk halal? Bagaimana Implementasi Sertifikasi produk halal yang diselenggarakan pemerintah pusat dan daerah sesuai dengan UU No 33 Tahun 2014? Tujuan penelitian ini adalah: Untuk mengetahui peranan dan tanggung jawab pemerintah terhadap pelenggaraan produk halal, Untuk mengetahui pelaksanaan jaminan produk halal yang diselenggarakan oleh pemerintah pusat dan daerah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif, yaitu menggunakan pendekatan yuridis empiris, sedangkan data yang dikumpulkan berupa data primer dan data sekunder yang dilakukan dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi yang kemudian dianalisis dengan deskriptif kualitatif. BPJPH sebagai penyelenggara produk halal bekerjasama dengan MUI sebagai komisi fatwa berperan untuk memproses sertifikasi agar produk terjamin kehalalannya. UU No 33 tahun 2014 merupakan bentuk tanggungjawab pemerintah, bagaimana produk yang diproduksi dan yang dikonsumsi terjamin kehalalan nya. Sesuai dengan aturan mengenai pengawasan Produk halal, bahwa Per 17 Oktober 2019, UU 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal resmi diberlakukan dan diberikan kurun waktu sampai Oktober 2024 untuk proses sertifikasi dan jika ada makan dan minuman dibatas akhir akan dikenakan sanksi, sanski tidak izin, izin edar dan sanksi mengenai kehalalan nya. Permohonan sertifikat halal diajukan oleh pelaku usaha secara tertulis kepada BPJPH agar produsen mendapatkan izin edar dan konsumen muslim terlindungi dari makanan ataupun produk yang tidak halal.

Tipe Item/Data: Skripsi/Tesis/Disertasi (Diploma atau S1)
Subjek: 300 Ilmu Sosial, Sosiologi & Antropologi > 340 Hukum
300 Ilmu Sosial, Sosiologi & Antropologi > 340 Hukum > 341 Hukum bangsa
Divisi: Fakultas Syari'ah > Hukum Tata Negara
User Penyetor: M.Pd artina Subhan
Tanggal Disetorkan: 25 Feb 2021 02:48
Perubahan Terakhir: 25 Mar 2024 02:12
URI: http://repository.uinbanten.ac.id/id/eprint/6160

Actions (login required)

Lihat Item Lihat Item

      is powered by EPrints 3 which is developed by the Islamic Institutional Repository UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten. More information and software credits.