Peranan Public Relations Dalam Meningkatkan Kepercayaan Masyarakat Terhadap Pesantren ( Studi di Pondok Pesantren Tarbiyatul Mubtadiin, Tigaraksa-Tangerang-Banten )

Munawir, Ahmad (2019) Peranan Public Relations Dalam Meningkatkan Kepercayaan Masyarakat Terhadap Pesantren ( Studi di Pondok Pesantren Tarbiyatul Mubtadiin, Tigaraksa-Tangerang-Banten ). Diploma atau S1 thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SMH BANTEN.

[img] Teks (FULL SKRIPSI)
MUNAWIR PDF.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial.

Download (2MB)

Abstrak

Nama: Ahmad Munawir, NIM: 153300628, Judul Skripsi: Peranan Public Relations Dalam Meningkatkan Kepercayaan Masyarakat Terhadap Pesantren ( Studi di Pondok Pesantren Tarbiyatul Mubtadiin, Tigaraksa-Tangerang-Banten ), Tahun 2019. Pondok Pesantren Tarbiyatul Mubtadiin merupakan suatu lembaga pendidikan Islam yang cukup terkenal dan besar di daerah Tigaraksa. Pesantren ini berdiri atas dorongan dan dukungan masyarakat hingga menjadi sebuah lembaga yang mengadopsi kurikulum pendidikan nasional. Dengan demikian peranan staf humas sangat penting dalam sebuah lembaga pendidikan Islam guna untuk mempermudah hubungan antara lembaga dengan orang tua santri dan masyarakat. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses peran public relation dalam rangka meningkatkan kepercayaan terhadap pesantren. Berdasarkan uraian di atas maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: 1) Bagaimanan public relations di pondok pesantren dalam rangka meningkatkan kepercayaan masyarakat? 2) Bagaimana hambatan dan tantangan yang dihadapi pondok pesantren?. Metode penelitian yang di gunakan metode kualitatif yang menghasilkan data deskriptif kualitatif, berupa kata-kata tertulis atau lisan dari objek penelitian yang diamati dengan menggunakan pendekatan public relations organisasi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, dokumentasi dan wawancara. Jumlah responden dalam penelitian ini adalah 10 orang ( 8 laki-laki 2 perempuan). Responden adalah 1 orang kepala sekolah, 1 orang staf humas, 1 orang staf tata usaha, 1 orang guru, 1 orang santri, 2 orang wali santri, 3 orang warga sekitar. Berdasarkan penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa: 1) Public relation yang dilakukan oleh lembaga Pondok Pesantren Tarbiyatul Mubtadiin adalah meningkatkan sosialisasi terhadap masyarakat atau wali santri dan penyampaian informasi kegiatan dalam pesantren. Dan meningkatkan mutu pendidikan, sarana-prasarana, serta kenyamanan dalam lingkungan pesantren guna meningkatkan kepercayaan orang tua terhadap pesantren. 2) Pondok Pesantren Tarbiyatul Mubtadiin adalah suatu lembaga yang berjalan dengan sistem salafiyah dan mengadopsi kurikulum pendidikan nasional dalam proses pesantren ini mempunyai hambatan dan tantangan yang dihadapinya yaitu pertama, kurangnya kemunikasi orang tua karena tidak mengikuti pengajian wali santri, kedua kurangnya manajemen administrasi santri baru maupun santri lama dan santri mutasi atau keluar, ketiga kurangnya komitmen dalam lembaga pesantren, keempat kurangnya penegasan komunikasi terhadap orang tua santri.

Tipe Item/Data: Skripsi/Tesis/Disertasi (Diploma atau S1)
Subjek: 300 Ilmu Sosial, Sosiologi & Antropologi > 302 Interaksi sosial
Divisi: Fakultas Ushuluddin, Dakwah Dan Adab > Komunikasi Dan Penyiaran Islam
User Penyetor: M.Pd artina Subhan
Tanggal Disetorkan: 15 Mei 2019 01:34
Perubahan Terakhir: 15 Mei 2019 01:34
URI: http://repository.uinbanten.ac.id/id/eprint/3707

Actions (login required)

Lihat Item Lihat Item

      is powered by EPrints 3 which is developed by the Islamic Institutional Repository UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten. More information and software credits.