Tinjauan Hukum Islam Terhadap Pengucapan Syahadat dalam Proses Perkawinan Suku Baduy Luar (Studi Kasus Ds. Kanekes, Kec. Leuwidamar, Kab. Lebak, Banten)

Hidayat, Dadi Syaepul (2019) Tinjauan Hukum Islam Terhadap Pengucapan Syahadat dalam Proses Perkawinan Suku Baduy Luar (Studi Kasus Ds. Kanekes, Kec. Leuwidamar, Kab. Lebak, Banten). Diploma atau S1 thesis, UIN SMH BANTEN.

[img] Teks (FULL SKRIPSI)
SKRIPSI - Dadi Syaepul Hidayat - 131100293 - TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP PENGUCAPAN SYAHADAT DA.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial.

Download (3MB)

Abstrak

Nama : Dadi Syaepul Hidayat, NIM : 131100293, Judul Skripsi : Tinjauan Hukum Islam Terhadap Pengucapan Syahadat dalam Proses Perkawinan Suku Baduy Luar (Studi Kasus Ds. Kanekes, Kec. Leuwidamar, Kab. Lebak, Banten) Umat Islam di Nusantara sebagian besar dalam proses perkawinannya mengucapkan syahadat ketika ijab qabul berlangsung, tradisi ini kemudian dilakukan pula oleh masyarakat suku Baduy Luar hingga Adat menjadikan suatu keharusan untuk dilakukan bagi pasangan yang ingin melangsungkan perkawinan. Padahal yang harus diketahui bahwa masyarakat suku Baduy Luar bukan orang yang beragama Islam, melainkan menganut pada ajaran kepercayaan sunda wiwitan. Masalah yang dapat dirumuskan dalam penelitian ini adalah bagaimana tradisi perkawinan masyarakat suku Baduy Luar dengan menggunakan syahadat? bagaimana konsekuensi hukum Islam terhadap pengucapan syahadat bagi masyarakat suku Baduy Luar? Bagaimana hukum perkawinan masyarakat suku Baduy Luar dengan menggunakan syahadat? Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tradisi perkawinan masyarakat suku Baduy Luar dengan menggunakan syahadat, untuk mengetahui konsekuensi hukum pengucapan syahadat bagi masyarakat suku Baduy Luar, dan untuk mengetahui hukum Islam terhadap perkawinan masyarakat suku Baduy Luar dengan menggunakan syahadat Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Field Research yang menghasilkan data berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang dapat diamati untuk memberi sebuah gambaran tentang fenomena yang telah terjadi. Adapun teknik pengumpulan data, penulis mengambil dari hasil wawancara, observasi dan dokumentasi yang berhubungan dengan permasalahan yang diteliti. Setelah data terhimpun penulis mereduksi data, menyajikan data, kemudian data-data tersebut di kumpulkan menjadi suatu kesimpulan hingga membentuk abstraksi berdasarkan bagian-bagian data yang telah dikumpulkan Kesimpulannya adalah tradisi perkawinan suku Baduy Luar dengan mengucapkan syahadat karena dalam sejarahnya adanya peraturan dari Kesultanan Banten sampai akhirnya disepakati oleh kelembagaan adat Baduy Luar, namun mereka hanya sebatas pengucapan lisan saja dan tidak melaksanakan syari’at Islam, maka perkawinan mereka sah secara hukum adat, namun tidak dapat dibenarkan dalam tinjauan hukum Islam, karena tidak cukup seorang dikatakan mukmin hanya dengan mengucapkan dua kalimat syahadat tanpa keyakinan hati dan perbuatan.

Tipe Item/Data: Skripsi/Tesis/Disertasi (Diploma atau S1)
Subjek: 2x4 Fiqh > 2x4.3 Hukum Perkawinan / Munakahat > 2x4.31 Nikah > 2x4.318 Perkawinan campuran
2x4 Fiqh > 2x4.3 Hukum Perkawinan / Munakahat > 2x4.33 Putusnya perkawinan
Divisi: Fakultas Syari'ah > Hukum Keluarga
User Penyetor: M.Pd artina Subhan
Tanggal Disetorkan: 19 Feb 2019 07:35
Perubahan Terakhir: 19 Feb 2019 07:35
URI: http://repository.uinbanten.ac.id/id/eprint/3461

Actions (login required)

Lihat Item Lihat Item

      is powered by EPrints 3 which is developed by the Islamic Institutional Repository UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten. More information and software credits.