GAGASAN DEMOKRASI PANCASILA MENURUT YUDILATIF ANALISIS TERHADAP SILA KEEMPAT PANCASILA

YAMLIHO, YAMLIHO (2018) GAGASAN DEMOKRASI PANCASILA MENURUT YUDILATIF ANALISIS TERHADAP SILA KEEMPAT PANCASILA. Diploma atau S1 thesis, Universitas Islam Negeri "Sultan Maulana Hasanuddin" Banten.

[img] Teks (COVER)
COVER.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial.

Download (170kB)
[img] Teks (ABSTRAK)
ABSTRAK1 1.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial.

Download (121kB)
[img] Teks (BAB I S/D BAB V)
SKRIPSI.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial.

Download (529kB)
[img] Teks (RIWAYAT HIDUP)
RIWAYAT HIDUP baru 1.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial.

Download (148kB)

Abstrak

Demokrasi adalah si stem pemerintahan perwakilan yang dibangun oleh aturan - aturan mayoritas, dimana setiap pemerintah diminta pertanggungjawaban nya atas kinerja - kinerja mereka di wilayahnya masing - masing. Demokrasi juga sebagai proses bernegara yang bertumpu pada peran rakyat sebagai pemegang kedaulatan tertinggi, dimana sistem pemerintahannya meliputi: pemerin tahan dari rakyat ( government of the people ) , pemerintahan oleh rakyat ( government by the people ) , dan pemerintahan untuk rakyat ( government for the people ) . Sedangkan Pancasila meru pakan capaian demokrasi paling penting dalam sebuah konsesus nasiona l bangsa Indon esia yang maj e muk. Dan sebagai si mbol persatuan dan kesatu an bangsa Indonesia yang mempertemukan ni lai - nilai (share values) dan pandangan ideologi (ideas) terpaut dalam sebuah titik temu ya ng menjadikan pancasila sebagai landasan bersama ( common platform) dalam kehidupan berbangsa dan bernegara . Dari uraian di atas perumusan masalahnya adalah: 1. Bagaimana Gagasan Yudi Latif Terhadap Sila Keempat Pancasila ? 2. Analisis Gagasan Demokrasi Menurut Yudi La tif ? 3. Bagaiman a Mus yawarah Sebagai Dasar Demokrasi ? Adapun tujuan penelitian ini adalah: 1. Untuk mengetah u i gagasan Yudi Latif terhadap sila keempat Pancasila; 2. Untuk mengetahui A nalisis sila keempat Menurut Yudi Latif; 3. Untuk mengetahui musyawarah sebagai dasar demokrasi . Penelitian ini merupakan studi kepustakaan ( library research), yaitu pengumpulan data dengan membaca dan mempelajari buku - buku baik primer maupun sekunder yan g berkaitan dengan masalah yang dibahas. Seluruh data di analisis secara deduktif. Kesimpulan n ya bahwa : 1. Menurut Yudi Latif g ag a san demokrasi Pancasila merupakan permusyawaratan berdasarkan prinsip - prinsip Pancasila . Pancasila merupakan proses usaha para pendiri bangsa untuk melakukan apa yang disebut putnam “ making demokracy wark ” atau apa yang disebut juga dengan saward “ mengakar” (to take rood), dalam konteks keindonesiaan . 2. M enur ut analisis Yudi Latif negara yang berdasarkan pada demokrasi Pancasila adalah Negara yang penuh p er damaian, tanpa kekerasan dan paksaan, terhadap kebebasan individu untuk menentukan nasibnya sendiri, saling men g hormati perbedaan tetapi tetap memiliki tanggung jawab mewujudkan ketertiban bersama . 3. Musyawarah adalah proses berbincang dan mengkaji dalam mengambil keputusan yang dilakukan dengan menyamakan mendapat untuk mencapai kesepakatan. Musyawarah juga sebagai dasar Pancasila yang terdapat pada sila keempat, yaitu: Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan Perwakilan. Sila keempat Pancasila me ngandung n ilai dasar yakni seti ap permasalahan diselsaikan melalui musyawarah mufakat.

Tipe Item/Data: Skripsi/Tesis/Disertasi (Diploma atau S1)
Subjek: 300 Ilmu Sosial, Sosiologi & Antropologi > 340 Hukum
Divisi: Fakultas Syari'ah > Hukum Tata Negara > Jurusan Hukum Tata Negara
User Penyetor: S.IIP AINUN NAJAH
Tanggal Disetorkan: 02 Jan 2019 00:32
Perubahan Terakhir: 02 Jan 2019 00:32
URI: http://repository.uinbanten.ac.id/id/eprint/3235

Actions (login required)

Lihat Item Lihat Item

      is powered by EPrints 3 which is developed by the Islamic Institutional Repository UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten. More information and software credits.