Perspektif Hukum Islam Terhadap Kedudukan Advokat Dalam Menangani Perkara Perceraian Di Pengadilan Agama Serang

HANDIYANTI, VINDRI (2018) Perspektif Hukum Islam Terhadap Kedudukan Advokat Dalam Menangani Perkara Perceraian Di Pengadilan Agama Serang. Diploma atau S1 thesis, Universitas Islam Negeri "Sultan Maulana Hasanuddin" Banten.

[img] Teks (LAMPIRAN DEPAN)
Lampiran.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial.

Download (467kB)
[img] Teks (BAB I)
BAB I.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial.

Download (332kB)
[img] Teks (BAB II)
BAB II.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial.

Download (510kB)
[img] Teks (BAB III)
BAB III.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial.

Download (261kB)
[img] Teks (BAB V)
BAB V.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial.

Download (87kB)

Abstrak

Advokat sebagai pemberi bantuan hukum atau jasa hukum kepada masyarakat atau klien ya ng menghadapi masalah hukum keberadaannya sangat dibutuhkan . Advokat termasuk profesi mulia, karena ia dapat menjadi mediator bagi para pihak yang bersengketa tentang suatu perkara, baik yang berkaitan dengan perkara pidana, perdata (termasuk perdata khusus yang berkaitan dengan per kara dalam agama Islam) . Ia juga dapat menjadi fasilitator dalam mencari kebenaran dan menegakkan keadilan untuk membela hak asasi manusia dan memberikan pembelaan hukum yang bersifat bebas dan mandiri. Namun, kenyataannya di masyarakat profesi advokat ter kadang menimbulkan pro dan kontra sebagian masyarakat , terutama yang berkaitan dengan perannya dalam memberikan jasa hu kum. Dalam usaha mewujudkan prinsip - prinsip negara hukum dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara peran dan fungsi advokat sebagai pro fesi yang bebas,mandiri dan bertanggung jawab merupakan hal yang penting. Melalui jasa hukum yang diberikan advokat menjalankan tugas dan profesinya demi tegaknya keadilan berdasarkan hukum untuk kepentingan masyarakat pencari keadilan. P erumusan masalah nya adalah: 1) Bagaimana kedudukan advokat dalam perspekif hukum Islam ? 2) Bagaimana peran advokat dalam menangani perkara perceraian di Pengadilan Agama Serang ? Tujuan penelitian ini adalah : Untuk mengetahui kedudukan advokat dalam perspektif hukum I sl am , Untuk mengetahui peran advokat dalam menangani perkara perceraian di Pengadilan Agama Serang . Penelitian ini merupakan peneli tian yang bersifat deskriptif, y aitu berusaha mendeskripsikan perspektif hukum Islam terhadap kedudukan advokat dalam menangani perkara perceraian di Pengadilan Agama Serang. Kesimpulannya adalah d alam Islam advokat dikenal sebagai lembaga pemberi bantuan hukum. Secara fungsinya maka ahli hu kum menyamakan posisi advokat di dalam Islam dengan lembaga pemberi jasa bantuan hukum seperti hakam, mufti mushalih - alaih yang fungsi untuk membantu masyarakat dalam mencari keadilan dengan memiliki peran penting dalam penegakkan hukum , keberadaannya sang at dibutuhkan, karena advokat dan bantuan hukum terhadap masyarakat awam yang hendak mencari keadilan seiring dengan meningkatnya kesadaran hukum masyarakat serta kompleksitasnya masalah hukum. A dvokat dalam menjalankan tugas dan fungsinya berperan di ling kungan pengadilan agama membe rikan nilai yang positif dalam menangani perkara, yaitu Mempercepat penyelesaian administrasi , Memberikan pemahaman hukum yang berkaitan dengan duduk perkara , Mendampingi para pihak yan g berperkara, menjadi kuasa hukum atas nama klien

Tipe Item/Data: Skripsi/Tesis/Disertasi (Diploma atau S1)
Subjek: 300 Ilmu Sosial, Sosiologi & Antropologi > 340 Hukum
Divisi: Fakultas Syari'ah > Hukum Keluarga
User Penyetor: S.IIP AINUN NAJAH
Tanggal Disetorkan: 30 Aug 2018 06:31
Perubahan Terakhir: 30 Aug 2018 06:31
URI: http://repository.uinbanten.ac.id/id/eprint/2367

Actions (login required)

Lihat Item Lihat Item

      is powered by EPrints 3 which is developed by the Islamic Institutional Repository UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten. More information and software credits.