PENGARUH NON PERFORMING FINANCING TERHADAP PEMBIAYAAN MURABAHAH PADA BANK SYARIAH MANDIRI (PERIODE TAHUN 2009-2016)

HASTUTI, TITI (2018) PENGARUH NON PERFORMING FINANCING TERHADAP PEMBIAYAAN MURABAHAH PADA BANK SYARIAH MANDIRI (PERIODE TAHUN 2009-2016). Diploma atau S1 thesis, Universitas Islam Negeri "Sultan Maulana Hasanuddin" Banten.

[img] Teks (COVER)
COVER.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial.

Download (20kB)
[img] Teks (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial.

Download (418kB)
[img] Teks (BAB I)
BAB I.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial.

Download (299kB)
[img] Teks (BAB II)
BAB II.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial.

Download (731kB)
[img] Teks (BAB III)
BAB III.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial.

Download (318kB)
[img] Teks (BAB IV)
BAB IV.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial.

Download (693kB)
[img] Teks (BAB V)
BAB V.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial.

Download (11kB)
[img] Teks (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial.

Download (171kB)

Abstrak

Non Performing Financing (NPF) atau risiko kredit merupakan risiko akibat kegagalan nasabah atau pihak lain dalam memenuhi kewajiban kepada bank sesuai dengan perjanjian yang disepakati. Risiko kredit dapat bersumber dari berbagai aktivitas bisnis bank. Pada sebagian besar bank, pemberian pembiayaan merupakan sumber risiko kredit yang terbesar. Secara langsung hal tersebut akan menyebabkan semua pembiayaan mengalami penuru nan, khususnya pada Pembiayaan Murabahah yang banyak diminati oleh nasabah. Artinya keti ka NPF mengalami kenaikan maka pembiayaan murabahah akan mengalami penurunan begitupun sebaliknya, yang nantinya akan mempengaruhi kesehatan pada bank. Berdasarkan latar belakang diatas, maka perumusan masalah dalam pe nelitian ini adalah 1) Bagaimana pengaruh Non Performing Financing (NPF) terhadap Pembiayaan Murabahah di Bank Syariah Mandiri? ; 2) bagaimana pandangan teori perbankan syariah terhadap Non P erforming Financing ( NPF ) ? . Adapun tujuan dalam penelitian ini adalah 1) Untuk mengetahui bagaimana pengaruh Non Performing Financing (NPF) terhadap pembiayaan murabahah di Bank Syariah Mandiri , 2) Untuk mengetahui bagaimana pandangan teori perbankan syariah terhadap Non Performing Financing ( NPF ) ? . Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif, uji asumsi klasik, analisis regresi linear sederhana, uji t, koefisien korelasi, dan koefisien determinasi dengan bantuan SPSS. Data yang digunakan adalah data triwulan dari tahun 2009 - 2016 yang bersumber dari website resmi Otoritas Jasa Keuangan ( www.ojk.go.id ) dan Bank Indonesia (www.bi.go.id). untuk menganalisis hipotesis yaitu pengaruh Non Performing Financing Ter hadap Pembiayaan Murabahah p ada Bank Syariah Mandiri digunakan regresi linear sederhana dengan metode Cochrane Orcutt dengan semi lag . Proses pengujian yang dilakukan terdiri dari pengujian secara statistik meliputi uji t, korelasi dan determinasi. Sedangkan pengujian asumsi klasik meliputi uji normalitas, heteroskedastisitas dan autokorelasi. Berdasarkan hasil pengujian menunjukkan bahwa variabel NPF berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Pembiayaan Murabahah pada Bank Syariah Mandiri . Hal ini dapat dilihat dari nilai t hitung pada variabel NPF lebih besar dari t tabel , yaitu ( - 3.100> - 2,036 ), serta nilai signifikansi yang lebih ke cil dari 0,05, yaitu (0,004<0,05). Adapun perhitungan koefisien determinasi (R 2 ) sebesar 0,249. Hal ini berarti variabel NPF dapat me njelaskan pengaruhnya terhadap P embiayaan M urabahah pada Bank Syariah Mandiri sebesar 24,9% Sedangkan sisanya yakni sebesar 75,1% dipengaruhi oleh fakto r - faktor lain seperti SWBI, DPK dan CAR . tingkat NPF yang tinggi mengakibatkan bank mengalami kesulitan dan penurunan tingkat kesehatan bank, sehingga bank diharapkan tetap menjaga kisaran N PF dalam tingkat wajar yang telah ditetapkan oleh BI yaitu minimum 5%. Apabila tingkat NPF diatas 5% maka pihak bank semakin berhati - hati dan mengurangi pembiayaan yang disalurkan

Tipe Item/Data: Skripsi/Tesis/Disertasi (Diploma atau S1)
Subjek: 300 Ilmu Sosial, Sosiologi & Antropologi > 330 Ekonomi
Divisi: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Perbankan Syari'ah
User Penyetor: S.IIP AINUN NAJAH
Tanggal Disetorkan: 09 Jul 2018 17:14
Perubahan Terakhir: 09 Jul 2018 17:14
URI: http://repository.uinbanten.ac.id/id/eprint/2245

Actions (login required)

Lihat Item Lihat Item

      is powered by EPrints 3 which is developed by the Islamic Institutional Repository UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten. More information and software credits.