Pandangan Al-Qur'an Terhadap Tren Marriage is Scary: Studi Tafsir Ibn 'Āsyūr

Najiyah, Ikoh Firqotun (2025) Pandangan Al-Qur'an Terhadap Tren Marriage is Scary: Studi Tafsir Ibn 'Āsyūr. Diploma atau S1 thesis, UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten.

[img] Teks
S_IAT_211320072_Cover.pdf

Download (369kB)
[img] Teks
S_IAT_211320072_Lampiran Depan.pdf

Download (1MB)
[img] Teks
S_IAT_211320072_Bab I.pdf

Download (392kB)
[img] Teks
S_IAT_211320072_Bab II.pdf
Restricted to Hanya staf repositori

Download (846kB)
[img] Teks
S_IAT_211320072_Bab III.pdf
Restricted to Hanya staf repositori

Download (492kB)
[img] Teks
S_IAT_211320072_Bab IV.pdf
Restricted to Hanya staf repositori

Download (703kB)
[img] Teks
S_IAT_211320072_Bab V.pdf

Download (288kB)
[img] Teks
S_IAT_211320072_Daftar Pustaka.pdf

Download (373kB)

Abstrak

Penelitian ini berjudul “Pandangan Al-Qur‟an terhadap Tren Marriage is Scary: Studi Tafsir Ibn „Āsyūr” yang bertujuan untuk menelaah fenomena ketakutan terhadap pernikahan di kalangan generasi muda dari perspektif Al-Qur‟an, dengan merujuk pada penafsiran Ibn „Āsyūr dalam al Taḥrīr wa at-Tanwīr. Fenomena Marriage is Scary menunjukkan adanya kekhawatiran terhadap institusi pernikahan yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti trauma masa lalu, ketidakstabilan rumah tangga orang tua, pengaruh media sosial, kekerasan dalam rumah tangga, serta pergeseran nilai akibat budaya modern dan kesetaraan gender. Rumusan masalah dalam penelitian ini meliputi: (1) bagaimana konsep pernikahan dalam pandangan Al-Qur‟an, (2) bagaimana tafsir Ibn „Āsyūr menjelaskan prinsip dan tujuan pernikahan dalam Islam, serta (3) bagaimana pandangan Al-Qur‟an melalui tafsir Ibn „Āsyūr memberikan solusi terhadap munculnya tren Marriage is Scary. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research). Sumber data utama berupa kitab tafsir al Taḥrīr wa at-Tanwīr karya Ibn „Āsyūr, sedangkan data pendukung berasal dari jurnal ilmiah, buku, dan penelitian terdahulu yang relevan. Analisis data menggunakan metode tafsir tematik (tafsīr maudhū„ī), yakni dengan menghimpun ayat-ayat Al-Qur‟an yang berkaitan dengan tema pernikahan, kemudian dikaji secara kontekstual dengan memperhatikan asbābun nuzūl, hubungan antar-ayat, serta dikaitkan dengan fenomena sosial kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam pandangan Al-Qur‟an, pernikahan merupakan mītsāqan ghalīẓan (perjanjian yang kuat) yang bertujuan mewujudkan sakinah, mawaddah, wa rahmah. Ibn „Āsyūr menafsirkan bahwa pernikahan bukan sekadar ikatan lahiriah, melainkan sarana penyempurnaan spiritual dan sosial. Tren Marriage is Scary muncul akibat ketidakseimbangan nilai iman, trauma sosial, serta pengaruh media yang menampilkan sisi negatif pernikahan. Solusi Qur‟ani menurut Ibn „Āsyūr adalah penguatan nilai-nilai iman, tanggung jawab, dan komunikasi yang berlandaskan kasih sayang. Dengan demikian, ajaran Al-Qur‟an melalui tafsir Ibn „Āsyūr mampu menjadi landasan spiritual dan moral untuk mengembalikan makna luhur pernikahan di tengah ketakutan generasi modern.

Tipe Item/Data: Skripsi/Tesis/Disertasi (Diploma atau S1)
Kata Kunci (keywords): Al-Qur'an, tafsir Ibn 'Asyur, marriage is scary, pernikahan, generasi z
Subjek: 2x1 Al Quran dan ilmu yang terkait > 2x1.3 Tafsir Al-Quran
Divisi: Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam > Ilmu Alquran dan Tafsir
User Penyetor: S.S.I Fadhilah NH
Tanggal Disetorkan: 29 Aug 2026 02:45
Perubahan Terakhir: 29 Aug 2026 02:45
URI: http://repository.uinbanten.ac.id/id/eprint/19170

Actions (login required)

Lihat Item Lihat Item

      is powered by EPrints 3 which is developed by the Islamic Institutional Repository UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten. More information and software credits.