Atiyah, Umi (2025) Tinjauan Hukum Islam terhadap Pelaksanaan Bagi Hasil Mertelu dalam Kerjasama Pertanian Padi di Desa Sujung. Diploma atau S1 thesis, UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten.
|
Teks
S_HES_181130156_Cover.pdf Download (156kB) |
|
|
Teks
S_HES_181130156_Lampiran Depan.pdf Download (469kB) |
|
|
Teks
S_HES_181130156_BAB I.pdf Download (267kB) |
|
|
Teks
S_HES_181130156_BAB II.pdf Restricted to Hanya staf repositori Download (479kB) |
|
|
Teks
S_HES_181130156_BAB III.pdf Restricted to Hanya staf repositori Download (220kB) |
|
|
Teks
S_HES_181130156_BAB IV.pdf Restricted to Hanya staf repositori Download (393kB) |
|
|
Teks
S_HES_181130156_BAB V.pdf Download (51kB) |
|
|
Teks
S_HES_181130156_Daftar Pustaka.pdf Download (271kB) |
Abstrak
Mertelu ialah salah satu bentuk kerjasama antara pemilik lahan dan petani penggarap dengan ketentuan hasil dari sawah tersebut dibagi menjadi tiga bagian yaitu pemilik lahan, pemilik benih dan penggarap. Mekanisme penggarapan lahan di Desa Sujung antara pemilik lahan dan petani penggarap dilakukan dengan cara mengadakan perjanjian terlebih dahulu. Hasil itu dibagi untuk penggarap Mendapatkan 2/3 (5 kwintal) dan pemilik sawah mendapatkan 1/3 (2,5 kwintal). Rumusan masalah penelitinnya adalah: 1. Bagaimana Praktek Pelaksanaan Bagi Hasil Mertelu Dalam Kerjasama Pertanian Padi di Desa Sujung Kecamatan Tirtayasa Kabupaten Serang?, 2.Bagaimana Praktek Pelaksanaan Bagi Hasil Mertelu Dalam Kerjasama Pertanian Padi di Desa Sujung Kecamatan Tirtayasa Kabupaten Serang dalam Hukum Islam? Tujuan penelitiannya adalah: 1. Untuk Mengetahui Praktek Pelaksanaan Bagi Hasil Mertelu Dalam Kerjasama Pertanian Padi di Desa Sujung Kecamatan Tirtayasa Kabupaten Serang, untuk Mengetahui Praktek Pelaksanaan Bagi Hasil Mertelu Dalam Kerjasama Pertanian Padi di Desa Sujung Kecamatan Tirtayasa Kabupaten Serang dalam Hukum Islam Penelitian yang penulis lakukan merupakan penelitian kualitatif yang bersifat lapangan (field research). Dengan menggunakan sumber data primer dan sumber data sekunder. Dan teknik pengumpulan data penulis peroleh dari observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan: 1.Praktek Pelaksanaan Bagi Hasil Mertelu Dalam Kerjasama Pertanian Padi di Desa Sujung Kecamatan Tirtayasa Kabupaten Serang, bentuk besaran imbangan bagi hasil dengan menggunakan perbandingan sistem mertelu yaitu 2/3 hasil untuk penggarap dan 1/3 hasil untuk petani pemilik lahan. Bentuk besaran imbangan bagi hasil inilah yang saat ini digunakan masyarakat desa. Desa Sujung dalam melaksanakan perjanjian bagi hasil dalam bidang pertanian padi. Sistem mertelu tersebut sudah menjadi adat kebiasaan bagi hasil pertanian padi Desa Sujung dalam praktik mukhabarah hasil bertani dengan perolehan 2/3 untuk petani penggarap dan benih, pupuk dan alat pertanian ditanggung sepenuhnya oleh penggarap Sedangkan 1/3 hasil untuk pemilik lahan sebagai imbal hasil atas lahan pertanian yang disediakanya. 2. Praktek Pelaksanaan Bagi Hasil Mertelu Dalam Kerjasama Pertanian Padi di Desa Sujung Kecamatan Tirtayasa Kabupaten Serang dalam Hukum Islam, Dalam praktik mukhabarah di Desa Sujung tersebut yang melakukan akad mukhabarah tersebut dilakukan secara lisan akad tersebut dan termasuk „urf shahih karena kebisaan bagi hasil petanian akad mukhabarah tersebut telah dilakukan berulang-ulang yang dimana sudah menjadi adat kebiasaan masyarakat Desa Sujung dan tidak bertentangan syariat Islam.
| Tipe Item/Data: | Skripsi/Tesis/Disertasi (Diploma atau S1) |
|---|---|
| Subjek: | 2x4 Fiqh > 2x4.2 Muamalah > 2x4.24 Syarikah |
| Divisi: | Fakultas Syari'ah > Hukum Ekonomi Syari'ah |
| User Penyetor: | S.Hum Prihantini Noor Akmalia |
| Tanggal Disetorkan: | 26 Aug 2026 02:53 |
| Perubahan Terakhir: | 26 Aug 2026 02:53 |
| URI: | http://repository.uinbanten.ac.id/id/eprint/19146 |
Actions (login required)
![]() |
Lihat Item |
