Ali, Muhammad Azqia (2026) Pelaksanaan Ihdad Pada Masa Iddah Bagi Janda Buruh Pabrik : Konflik Antara Kewajiban Hukum Dan Tuntutan Ekonomi (Studi Kasus Desa Lubang Buaya Kec, Setu Kab, Bekasi). Diploma atau S1 thesis, UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten.
|
Teks
S_HKI_211110095_Judul.pdf Download (544kB) |
|
|
Teks
S_HKI_211110095_Lampiran Depan.pdf Download (1MB) |
|
|
Teks
S_HKI_211110095_Bab I.pdf Download (637kB) |
|
|
Teks
S_HKI_211110095_Bab II.pdf Restricted to Hanya staf repositori Download (1MB) |
|
|
Teks
S_HKI_211110095_Bab III.pdf Restricted to Hanya staf repositori Download (596kB) |
|
|
Teks
S_HKI_211110095_Bab IV.pdf Restricted to Hanya staf repositori Download (725kB) |
|
|
Teks
S_HKI_211110095_Bab V.pdf Download (291kB) |
|
|
Teks
S_HKI_211110095_Daftar Pustaka.pdf Download (683kB) |
Abstrak
Tingginya angka perceraian di wilayah Kab. Bekasi, khususnya di Desa Lubang Buaya, Kec Setu, berdampak pada meningkatnya jumlah perempuan berstatus janda yang bekerja sebagai buruh pabrik. Sebagai tulang punggung keluarga, janda buruh pabrik dihadapkan pada dilema antara kewajiban menjalani masa iddah sesuai hukum Islam dan tuntutan ekonomi yang mengharuskan mereka tetap bekerja di luar rumah. Kondisi ini memunculkan konflik antara kewajiban hukum agama dan kebutuhan hidup yang mendesak. Permasalahan dalam penelitian ini meliputi: 1). Bagaimana pelaksanaan ihdad pada masa iddah bagi pekerja pabrik yang menjadi janda di Desa Lubang Buaya, Kec Setu, Kab. Bekasi? 2). Apa saja kendala yang dihadapi oleh para janda pekerja pabrik dalam pelaksanaan ihdad pada masa iddah, dan bagaimana mereka menyesuaikan diri dengan tuntutan ekonomi serta hukum yang berlaku? Penelitian ini bertujuan untuk : 1). Untuk menganalisis ihdad pada masa „iddah bagi janda pekerja pabrik di Desa Lubang Buaya, Kec Setu, Kab. Bekasi, serta bagaimana mereka menjalankannya dalam kehidupan sehari-hari. 2). Untuk mengidentifikasi kendala yang dihadapi oleh janda pekerja pabrik dalam pelaksanaan ihdad pada masa „iddah, serta bagaimana mereka menyesuaikan diri dengan tuntutan ekonomi dan ketentuan hukum yang berlaku. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan penelitian lapangan (field research) dan studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap janda buruh pabrik, tokoh agama, serta aparat Desa. Data dianalisis secara deskriptif-analitis dengan menggunakan perspektif hukum Islam dan pendekatan sosial. Hasil penelitian menunjukkan Pelaksanaan ihdad bagi perempuan pekerja pabrik di Desa Lubang Buaya bersifat fleksibel dan adaptif terhadap kondisi sosial-ekonomi. Meskipun sebagian belum memahami istilah “ihdad” secara lengkap, praktik yang dijalani tetap selaras dengan tujuan syariat, seperti menjaga kehormatan dan kesedihan atas wafatnya suami. Durasi dan cara pelaksanaannya berbeda-beda karena tuntutan pekerjaan, namun tetap mempertahankan prinsip prinsip ihdad. Berdasarkan penelitian di Desa Lubang Buaya, pelaksanaan ihdad bagi perempuan pekerja yang kehilangan suami dipengaruhi oleh faktor ekonomi, keterbatasan pengetahuan tentang ihdad, dan tuntutan pekerjaan.
| Tipe Item/Data: | Skripsi/Tesis/Disertasi (Diploma atau S1) |
|---|---|
| Kata Kunci (keywords): | Hukum Islam, Janda buruh pabrik, Pelaksanaan Iddah |
| Subjek: | 2x4 Fiqh > 2x4.3 Hukum Perkawinan / Munakahat > 2x4.34 Iddah |
| Divisi: | Fakultas Syari'ah > Hukum Keluarga Islam |
| User Penyetor: | SIP irfan chudri halim |
| Tanggal Disetorkan: | 13 Aug 2026 13:20 |
| Perubahan Terakhir: | 13 Aug 2026 13:21 |
| URI: | http://repository.uinbanten.ac.id/id/eprint/19090 |
Actions (login required)
![]() |
Lihat Item |
