Agung, Agung (2025) Analisis Tingkat Efisiensi Bank Pembiayaan Syariah Di Provinsi Banten Menggunakan Data Envelopment Analysis (DEA) Tahun 2018 2023. Diploma atau S1 thesis, UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten.
|
Teks
S_PBS_191420077_Judul.pdf Download (165kB) |
|
|
Teks
S_PBS_191420077_Lampiran Depan.pdf Download (681kB) |
|
|
Teks
S_PBS_191420077_Bab I.pdf Download (319kB) |
|
|
Teks
S_PBS_191420077_Bab II.pdf Restricted to Hanya staf repositori Download (516kB) |
|
|
Teks
S_PBS_191420077_Bab III.pdf Restricted to Hanya staf repositori Download (272kB) |
|
|
Teks
S_PBS_191420077_Bab IV.pdf Restricted to Hanya staf repositori Download (378kB) |
|
|
Teks
S_PBS_191420077_Bab V.pdf Download (75kB) |
|
|
Teks
S_PBS_191420077_Daftar Pustaka.pdf Download (231kB) |
Abstrak
Efisiensi merupakan suatu proses analisis untuk menentukan tingkat keberhasilan suatu perusahaan. Hasil dari proses efisiensi dapat disebut dengan efisien atau inefisien. Perusahaan dinyatakan efisien apabila perusahaan mencapai input dan output yang telah ditentukan. Penelitian ini menunjukan tolak ukur untuk menentukan tingkat efisiensi Bank Pembiayaan Rakyat Syariah Di Provinsi Banten menggunakan Data Envelopment Analysis (DEA). Adapun Perumusan masalah pada penelitian ini adalah bagaimana tingkat efisiensi Bank Pembiayaan Rakyat Syariah di Provinsi Banten tahun periode 2018-2023. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat efisiensi BPRS selama 6 tahun. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menggunakan metode non parametrik. Metode yang digunakan untuk menganalisis tingkat efisiensi BPRS menggunakan Data Envelopment Analysis (DEA). Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah variabel input dan output yang ditentukan menggunakan pendekatan intermediasi. Variabel input yang digunakan pada penelitian ini adalah simpanan mudharabah, ekuitas dan beban operasional sedangkan variabel output adalah pembiayaan bagi hasil dan laba bersih. Hasil pada penelitian ini adalah ada 48 BPRS yang diolah selama periode 2018-2023. Hasilnya menunjukan bahwa hanya 7 BPRS yang dinyatakan efisien melalui pengolahan DEA. BPRS yang mengalami efisien 1 kali adalah BPRS Wakalumi periode 2019, BPRS Mulya Berkah Abadi periode 2018. BPRS Cilegon Mandiri pada periode 2021, BPRS Musyarakah Umat Indonesia pada periode 2022 dan BPRS Harta Insan Karimah pada periode 2018. BPRS yang mengalami 2 kali efisien adalah BPRS Berkah Ramadhan periode 2018 dan 2020. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa selama 6 tahun dari periode 2018-2023 hanya 7 BPRS yang efisien dan 41 BPRS mengalami inefisien atau tidak efisien
| Tipe Item/Data: | Skripsi/Tesis/Disertasi (Diploma atau S1) |
|---|---|
| Kata Kunci (keywords): | Efisiensi, BPRS |
| Subjek: | 2x4 Fiqh > 2x4.2 Muamalah > 2x4.27 Bank |
| Divisi: | Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Perbankan Syari'ah |
| User Penyetor: | SIP irfan chudri halim |
| Tanggal Disetorkan: | 13 Aug 2026 06:49 |
| Perubahan Terakhir: | 14 Aug 2026 02:52 |
| URI: | http://repository.uinbanten.ac.id/id/eprint/19086 |
Actions (login required)
![]() |
Lihat Item |
