Pendapat Para Mufassir Terhadap Pernikahan Berbeda Agama Dalam Perspektif Al-Qur’an (Studi Komparatif Antara Kitab Tafsīr Al-Qurṭubī dan Tafsīr As-Sāyis

Fauziyah, Risa Anisa (2024) Pendapat Para Mufassir Terhadap Pernikahan Berbeda Agama Dalam Perspektif Al-Qur’an (Studi Komparatif Antara Kitab Tafsīr Al-Qurṭubī dan Tafsīr As-Sāyis. Diploma atau S1 thesis, UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten.

[img] Teks
S_IAT_191320088_Judul.pdf

Download (308kB)
[img] Teks
S_IAT_191320088_Lampiran Depan.pdf

Download (700kB)
[img] Teks
S_IAT_191320088_Bab I.pdf

Download (329kB)
[img] Teks
S_IAT_191320088_Bab II.pdf
Restricted to Hanya staf repositori

Download (331kB)
[img] Teks
S_IAT_191320088_Bab III.pdf
Restricted to Hanya staf repositori

Download (310kB)
[img] Teks
S_IAT_191320088_Bab IV.pdf
Restricted to Hanya staf repositori

Download (554kB)
[img] Teks
S_IAT_191320088_Bab V.pdf

Download (210kB)
[img] Teks
S_IAT_191320088_Daftar Pustaka.pdf

Download (218kB)

Abstrak

Kajian dalam Penelitian ini adalah mengenai pendapat para mufassir mengenai pernikahan berbeda agama dalam perspektif Al-Qur‟an dengan studi komparatif antara tafsir Al-Jāmi’ liAhkām Al-Qur’ān wa al-Mubayyin Limā Tadhammanahu Min as-Sunnah wa Ayi al-Furqān Tafsir Al-Qurṭubī Karya Imam Al-Qurṭubī dan kitab Ᾱyātul Ahkām Liss Sāyis karya Imam As Sāyis. Yang menjadi fokus dalam penelitian ini adalah penafsiran para mufassir pada ayat-ayat yang berkaitan dengan pernikahan antara muslim dengan pemeluk agama lain, khususnya pada ayat QS. al-Baqarah 221 dan QS. al-Mā‟idah : 5. Metode yang dipilih dalam penelitian ini adalah library research dengan pendekatan kualitatif dan analisis komparatif. Data primer diambil dari kedua kitab tafsir tersebut, sedangkan data sekunder berasal dari buku, jurnal, artikel, dan karya ilmiyah lainnya terkait pernikahan beda agama. Keterangan pada hasil penelitian memperlihatkan baik al-Qurṭubī maupun As Sayyis menegaskan pelarangan pernikahan perempuan muslim dengan laki-laki yang bukan muslim, sedangkan untuk pernikahan perempuan ahlul kitab dengan laki-laki muslim terdapat perbedaan dalam cara penyampaian dan pendekatan antara kedua mufassir, Al-Qurṭubī yang menggunakan corak tafsir fiqh klasik terlihat cenderung pada otoritas nash dan pendapat ulama salaf dengan syarat ketat demi menjaga agama, keturunan, dan stabilitas rumah tangga . Sedangkan As Sāyis menggunakan tafsir modern yang kontekstual, dengan memperhatikan realitas zaman dan kondisi umat Islam kontemporer melihat pada maslahat sosial dan kemungkinan fitnah agama secara kontemporer.

Tipe Item/Data: Skripsi/Tesis/Disertasi (Diploma atau S1)
Kata Kunci (keywords): Pernikahan, Musyrik, Ahlul Kitab, Al-Qurṭubī, As-Sāyis
Subjek: 2x4 Fiqh > 2x4.3 Hukum Perkawinan / Munakahat > 2x4.31 Nikah > 2x4.318 Perkawinan campuran
Divisi: Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam > Ilmu Alquran dan Tafsir
User Penyetor: SIP irfan chudri halim
Tanggal Disetorkan: 06 Aug 2026 01:30
Perubahan Terakhir: 20 Aug 2026 07:46
URI: http://repository.uinbanten.ac.id/id/eprint/19004

Actions (login required)

Lihat Item Lihat Item

      is powered by EPrints 3 which is developed by the Islamic Institutional Repository UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten. More information and software credits.