Implementasi Ketentuan Kompilasi Hukum Islam Pasal 210 tentang Hibah

Fajriyansah, Muhamad (2025) Implementasi Ketentuan Kompilasi Hukum Islam Pasal 210 tentang Hibah. Diploma atau S1 thesis, UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten.

[img] Teks
S_HKI_211110089_Cover.pdf

Download (128kB)
[img] Teks
S_HKI_211110089_Lampiran Depan.pdf

Download (617kB)
[img] Teks
S_HKI_211110089_Bab I.pdf

Download (373kB)
[img] Teks
S_HKI_211110089_Bab II.pdf
Restricted to Hanya staf repositori

Download (424kB)
[img] Teks
S_HKI_211110089_Bab III.pdf
Restricted to Hanya staf repositori

Download (190kB)
[img] Teks
S_HKI_211110089_Bab IV.pdf
Restricted to Hanya staf repositori

Download (302kB)
[img] Teks
S_HKI_211110089_Bab V.pdf

Download (188kB)
[img] Teks
S_HKI_211110089_Daftar Pustaka.pdf

Download (234kB)

Abstrak

Hibah merupakan salah satu bentuk hubungan sosial kemasyarakatan telah di atur secara jelas dan rinci dalam kitab fiqih muamalah yang berpedoman pada Al-Qur’an dan Al-Hadis dan kini telah dipositifisasi dalam bentuk Kompilasi Hukum Islam Pasal 210. Terdapat beberapa permasalahan dalam penelitian ini, diantaranya: terdapat ahli waris yang merasa dirugikan karena pemberian hibah kepada orang lain yang dianggap berlebihan atau tidak adil, penghibah tidak membatasi hibah kepada orang yang diberikannya, hibah yang diberikan kepada orang lain merugikan hak waris pihak lain. Perumusan masalahnya adalah: Bagaimana ketentuan fiqih Islam dan KHI Pasal 210 tentang hibah ? Bagaimana implementasi pasal 210 kompilasi hukum Islam tentang hibah di Kecamatan Mandalawangi Kabupaten Pandeglang ? Tujuan penelitian ini adalah: Untuk mengetahui ketentuan fiqih Islam dan KHI Pasal 210 tentang hibah. Untuk mengetahui implementasi pasal 210 kompilasi hukum Islam tentang hibah di Kecamatan Mandalawangi Kabupaten Pandeglang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif yaitu metode penelitian hukum yang dilakukan dengan cara meneliti bahan primer, bahan pustaka atau bahan sekunder lainnya. Penelitian ini akan berfokus untuk menganalisis pasal 210 Kompilasi Hukum Islam tentang Kadar Hibah. Adapun teknik pengumpulan data dalam penelitian, adalah observasi kantor kecamatan mandalawangi, wawancara dengan kepala kantor kecamatan mandalawangi, satu orang penghibah, dan empat penerima hibah, serta dokumentasi kantor kecamatan mandalawangi, dan seorang penghibah dengan empat orang penerima hibah. Adapun hasil penelitian ini bahwa mayoritas warga yang berada di lokasi kantor kecamatan mandalawangi tentang pemberian hibah kepada ahli waris dan orang lain tidak menggunakan ketentuan kompilasi hukum Islam pasal 210, dijelaskan dalam kompilasi hukum Islam pasal 210 bahwa “orang yang telah berumur sekurang-kurangnya 21 tahun, berakal sehat dan tanpa adanya paksaan dapat menghibahkan sebanyak-banyaknya 1/3 harta bendanya kepada orang lain atau lembaga di hadapan dua orang saksi untuk dimiliki. Tetapi mereka menggunakan ketentuan fiqh Islam dijelaskan bahwa tidak ada ketentuan pemberian hibah kepada anak dan orang lain. Adapun kesimpulan dalam penelitian ini adalah implementasi ketentuan hibah pada Pasal 210 Kompilasi Hukum Islam tidak boleh melebihi sepertiga adalah untuk menjaga hakhak ahli waris, dan jika dibolehkan maka sama halnya dengan menggugurkan hak-hak mereka untuk mendapatkan warisan. Hibah dalam KUHPerdata dan kompilasi hukum Islam tidak bisa dilepaskan dari batasan harta yang boleh dihibahkan, walaupun bagian-bagiannya berbeda dalam menentukan besar kecil harta yang dihibahkan, tetapi prioritas utama dalam hibah harus mempertimbangkan ahli waris atau keluarga.

Tipe Item/Data: Skripsi/Tesis/Disertasi (Diploma atau S1)
Kata Kunci (keywords): Implementasi, hibah, kompilasi hukum Islam, pasal 210
Subjek: 2x4 Fiqh > 2x4.25 Pemberian > 2x4.254 Hibah
Divisi: Fakultas Syari'ah > Hukum Keluarga Islam
User Penyetor: S.S.I Fadhilah NH
Tanggal Disetorkan: 31 Jul 2026 05:58
Perubahan Terakhir: 31 Jul 2026 05:58
URI: http://repository.uinbanten.ac.id/id/eprint/18954

Actions (login required)

Lihat Item Lihat Item

      is powered by EPrints 3 which is developed by the Islamic Institutional Repository UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten. More information and software credits.