Zahara,, Huges (2025) Tinjauan Siyasah Qadhaiyah Terhadap Justice Collaborator Dalam Penanganan Korupsi Berdasarkan UU No.31/2014 Tentang Perlindungan Saksi dan Korban. Diploma atau S1 thesis, UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten.
|
Teks
S_HTN_211120015_COVER.pdf Download (203kB) |
|
|
Teks
S_HTN_211120015_LAMPIRAN DEPAN.pdf Download (557kB) |
|
|
Teks
S_HTN_211120015_BAB I.pdf Download (260kB) |
|
|
Teks
S_HTN_211120015_BAB II.pdf Restricted to Hanya staf repositori Download (283kB) |
|
|
Teks
S_HTN_211120015_BAB III.pdf Restricted to Hanya staf repositori Download (403kB) |
|
|
Teks
S_HTN_211120015_BAB IV.pdf Restricted to Hanya staf repositori Download (355kB) |
|
|
Teks
S_HTN_211120015_BAB V.pdf Download (164kB) |
|
|
Teks
S_HTN_211120015_DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (203kB) |
Abstrak
Ditinjau dari siyasah qadhaiyah pemberian perlindungan dan keringanan hukuman bagi pelaku koruptor sebagai justice collaborator menimbulkan pertanyaan apakah sejalan dengan prinsip syara' atau justru menyimpang dan mengaburkan nilai keadilan. Rumusan masalah 1. Bagaimana tinjauan siyasah qadhaiyah terhadap perlindungan hukum bagi pelaku koruptor sebagai justice collaborator berdasarkan UU No.31/2014? 2. Bagaimana tinjauan siyasah] qadhaiyah terhadap pemberian penghargaan berupa keringanan sanksi hukuman pelaku koruptor sebagai justice collaborator berdasarkan UU No.31/2014? Tujuan penelitian 1. Untuk mengetahui tinjauan siyasah qadhaiyah terhadap perlindungan hukum yang diberikan kepada pelaku korupsi sebagai justice collaborator dalam penanganan kasus korupsi 2. Untuk mengetahui tinjauan siyasah qadhaiyah terhadap pemberian keringanan sanksi hukuman bagi pelaku koruptor sebagai justice collaborator dalam penanganan kasus korupsi berdasarkan UU No.31/2014. Metode yang digunakan hukum normatif dengan pendekatan undang-undang (statute approach). Teknik pengumpulan data menggunakan studi pustaka (library research) terhadap bahan hukum primer yaitu UU No.31/2014, kitab Al-Ahkam As-sulthaniyyah dan bahan hukum sekunder dengan analisis data deskriptif analitis. Perlindungan hukum bagi justice collaborator dapat dibenarkan dalam siyasah qadhaiyah demi kemaslahatan dan kelancaran peradilan tanpa menghapus pertanggungjawaban pelaku. Keringanan hukuman bagi pelaku korupsi tidak sejalan dengan prinsip tersebut karena korupsi dipandang sebagai jarimah taʼzir yang tidak mengenal pengurangan sanksi, dan berpotensi menyalahi keadilan syara' yang menuntut kesetaraan tanggung jawab hukum.
| Tipe Item/Data: | Skripsi/Tesis/Disertasi (Diploma atau S1) |
|---|---|
| Kata Kunci (keywords): | Siyasah qadhaiyah, justice collaborator, korupsi. |
| Subjek: | 300 Ilmu-ilmu Sosial > 340 Hukum > 341 Hukum bangsa > 341.4 Hubungan Jurisdiksi Antar Negara > 341.48 Hak Asasi Manusia, HAM |
| Divisi: | Fakultas Syari'ah > Hukum Tata Negara |
| User Penyetor: | S.E. Amelia Nurazizah Wijaya |
| Tanggal Disetorkan: | 24 Jul 2026 06:07 |
| Perubahan Terakhir: | 24 Jul 2026 06:07 |
| URI: | http://repository.uinbanten.ac.id/id/eprint/18916 |
Actions (login required)
![]() |
Lihat Item |
