Ardani, Hanin Irfathin (2026) Keanekaragaman Jenis Ikan di Suaka Margasatwa Lamandau Kalimantan Tengah. Diploma atau S1 thesis, UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten.
|
Teks
S_BIO_211710018_Cover.pdf Download (226kB) |
|
|
Teks
S_BIO_211710018_Lampiran Depan.pdf Download (829kB) |
|
|
Teks
S_BIO_211710018_Bab I.pdf Download (173kB) |
|
|
Teks
S_BIO_211710018_Bab II.pdf Restricted to Hanya staf repositori Download (318kB) |
|
|
Teks
S_BIO_211710018_Bab III.pdf Restricted to Hanya staf repositori Download (551kB) |
|
|
Teks
S_BIO_211710018_Bab IV.pdf Restricted to Hanya staf repositori Download (2MB) |
|
|
Teks
S_BIO_211710018_Bab V.pdf Download (261kB) |
|
|
Teks
S_BIO_211710018_Daftar Pustaka.pdf Download (244kB) |
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis indeks keanekaragaman, kemerataan, dominansi, hubungan parameter lingkungan, dan status konservasi. Jenis penelitian ini deskripsi eksploratif dengan menggunakan metode purposive random sampling yang dibuat sebanyak 10 titik sampling berukuran 50 m dan titik interval 100 m. Pada 10 titik tersebut dibagi 3 bagian yaitu hulu, tengah, dan hilir. Parameter lingkungan seperti suhu, kecerahan, pH, dan oksigen terlarut juga diukur. Hasil eksplorasi ditemukan 1890 ekor, terdiri dari 16 famili, 29 genus, dan 44 spesies. Keanekaragaman jenis ikan tergolong sedang (2,02), kemerataan sedang (0,53), dan tidak ada jenis ikan yang mendominasi (0,24). Hasil korelasi lingkungan kelimpahan jumlah individu ikan berkorelasi negatif terhadap suhu (-0,800), kecerahan ( 0,201), berkorelasi tidak berpengaruh signifikan (-*) terhadap pH, dan berkorelasi positif terhadap oksigen terlarut (0,977). Sebanyak 5 jenis ikan yang endemik di Kalimantan yaitu Betta anabatoides, Desmopuntius rhomboocellatus, Puntigrus anchisporus, Kryptopterus minor, dan Crossocheilus nigriloba. Status konservasi ikan berdasarkan IUCN Red List hanya 35 spesies yang dapat terindeks yaitu 23 spesies dengan status Least Concern, 1 spesies dengan status Vulnerable, 9 spesies dengan status Near Threatened, 1 spesies dengan status Data Deficient, dan 1 spesies dengan status endangered. Berdasarkan daftar Appendix CITES semua spesies tidak terdaftar. Berdasarkan lampiran Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Kehutanan Nomor: P.106/MENLHK/SETJEN/KUM.1/12/2018 tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa yang dilindungi, hanya satu spesies yang terdaftar pada lampiran tersebut yaitu Balantiocheilos melanopterus. Keanekaragaman jenis ikan di Suaka Margasatwa Lamandau Kalimantan Tengah yang tergolong sedang mencerminkan kondisi ekosistem yang masih cukup baik, sehingga dapat menjadi habitat alami dan penyangga keanekaragan hayati.
| Tipe Item/Data: | Skripsi/Tesis/Disertasi (Diploma atau S1) |
|---|---|
| Kata Kunci (keywords): | Abiotik air, ikan, Kalimantan, keanekaragaman, status konservasi |
| Subjek: | 500 Ilmu Pengetahuan Alam dan Mathemetics > 590 Hewan (Zoologi) > 597 Vertebrata Berdarah Dingin, Ikan |
| Divisi: | Fakultas Saintek > Biologi |
| User Penyetor: | S.S.I Fadhilah NH |
| Tanggal Disetorkan: | 15 Jun 2026 13:03 |
| Perubahan Terakhir: | 15 Jun 2026 13:03 |
| URI: | http://repository.uinbanten.ac.id/id/eprint/18739 |
Actions (login required)
![]() |
Lihat Item |
