Pengaruh Variasi Konsentrasi Elektrolit dan Tegangan terhadap Hasil Sintesis Timah Iksida (SnO2) dengan Elektrolisis

Maulidah, Amelia (2025) Pengaruh Variasi Konsentrasi Elektrolit dan Tegangan terhadap Hasil Sintesis Timah Iksida (SnO2) dengan Elektrolisis. Diploma atau S1 thesis, UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten.

[img] Teks
S_FIS_211720015_Cover.pdf

Download (291kB)
[img] Teks
S_FIS_211720015_Lampiran Depan.pdf

Download (824kB)
[img] Teks
S_FIS_211720015_Bab I.pdf

Download (3MB)
[img] Teks
S_FIS_211720015_Bab II.pdf
Restricted to Hanya staf repositori

Download (10MB)
[img] Teks
S_FIS_211720015_Bab III.pdf
Restricted to Hanya staf repositori

Download (4MB)
[img] Teks
S_FIS_211720015_Bab IV.pdf
Restricted to Hanya staf repositori

Download (7MB)
[img] Teks
S_FIS_211720015_Bab V.pdf

Download (520kB)
[img] Teks
S_FIS_211720015_Daftar Pustaka.pdf

Download (275kB)

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi konsentrasi elektrolit dan tegangan terhadap hasil sintesis timah oksida (SnO₂ ) metode elektrolisis. Metode elektrolisis dipilih karena memiliki keunggulan berupa kemudahan dalam pengaturan parameter reaksi, biaya produksi yang relatif rendah. Proses sintesis dilakukan menggunakan logam timah sebagai anoda dan katoda dalam larutan elektrolit dengan variasi konsentrasi. Variasi tersebut proses pembentukan senyawa SnO₂ yang dihasilkan. Hasil sintesis dianalisis menggunakan beberapa metode karakterisasi, yaitu X-Ray Diffraction (XRD) untuk menentukan struktur kristal dan identifikasi fasa dan ukuran kristal, uji iodine untuk mengetahui tingkat oksidasi dan kestabilan senyawa oksida yang terbentuk, serta Fourier Transform Infrared Spectroscopy (FTIR) untuk mengidentifikasi gugus fungsi. Berdasarkan hasil karakterisasi, diperoleh bahwa peningkatan konsentrasi elektrolit dan tegangan memberikan pengaruh yang signifikan karena menyebabkan perubahan SnO₂ yang terbentuk menghasilkan SnO₂ dengan puncak XRD paling tajam, kristalinitas tinggi, dominasi Sn⁴⁺ pada uji iodine, serta serapan Sn–O yang jelas pada FTIR. Hasil analisis, uji iodine menunjukkan bahwa peningkatan tegangan dan konsentrasi elektrolit mempercepat proses oksidasi Sn²⁺ menjadi Sn⁴⁺ , Ion Sn⁴⁺ yang terbentuk di dalam larutan bereaksi dengan molekul air sehingga menghasilkan endapan timah oksida (SnO₂ ). Hasil uji iodine menunjukkan bahwa material SnO₂ yang dihasilkan berada pada keadaan oksidasi Sn⁴⁺ yang dominan, sehingga tidak mudah mengalami reduksi kembali menjadi Sn²⁺ . Selain itu, FTIR menampilkan pita serapan khas Sn–O pada 600–700 cm⁻ ¹ serta O–H pada sekitar 3400 cm⁻ ¹, mengindikasikan keberadaan oksida dan hidroksida pada permukaan material. Secara keseluruhan, hasil penelitian membuktikan bahwa variasi elektrolit dan tegangan merupakan faktor penting yang menentukan sifat fisik dan kimia SnO₂ . Metode elektrolisis mampu menghasilkan SnO₂ dengan kristalinitas tinggi dan kestabilan kimia yang baik, sehingga metode elektrolisis dinilai efektif untuk menghasilkan material SnO₂ berkualitas yang berpotensi diaplikasikan pada bidang semikonduktor, katalis, dan sensor gas.

Tipe Item/Data: Skripsi/Tesis/Disertasi (Diploma atau S1)
Kata Kunci (keywords): Timah oksida (SnO₂ ), elektrolisis, konsentrasi elektrolit, tegangan, karakterisasi, XRD, uji iodine dan FTIR
Subjek: 500 Ilmu Pengetahuan Alam dan Mathemetics > 530 Fisika > 537 Fisika Listrik
Divisi: Fakultas Saintek > Fisika
User Penyetor: S.S.I Fadhilah NH
Tanggal Disetorkan: 03 Jun 2026 07:56
Perubahan Terakhir: 03 Jun 2026 07:56
URI: http://repository.uinbanten.ac.id/id/eprint/18690

Actions (login required)

Lihat Item Lihat Item

      is powered by EPrints 3 which is developed by the Islamic Institutional Repository UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten. More information and software credits.