Eksplorasi Senyawa Antimikroba dari Actinomycetes dengan Pendekatan One Strain Many Compounds (OSMAC)

Azaziyah, Azaziyah (2025) Eksplorasi Senyawa Antimikroba dari Actinomycetes dengan Pendekatan One Strain Many Compounds (OSMAC). Diploma atau S1 thesis, UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten.

[img] Teks
S_BIO_211710013_Cover.pdf

Download (125kB)
[img] Teks
S_BIO_211710013_Lampiran Depan.pdf

Download (521kB)
[img] Teks
S_BIO_211710013_Bab I.pdf

Download (197kB)
[img] Teks
S_BIO_211710013_Bab II.pdf
Restricted to Hanya staf repositori

Download (239kB)
[img] Teks
S_BIO_211710013_Bab III.pdf
Restricted to Hanya staf repositori

Download (235kB)
[img] Teks
S_BIO_211710013_Bab IV.pdf
Restricted to Hanya staf repositori

Download (574kB)
[img] Teks
S_BIO_211710013_Bab V.pdf

Download (198kB)
[img] Teks
S_BIO_211710013_Daftar Pustaka.pdf

Download (180kB)

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi potensi senyawa antimikroba dari isolat Actinomycetes BioMCC 6389 yang diisolasi dari tanah menggunakan pendekatan One Strain Many Compounds (OSMAC). Pendekatan ini dilakukan dengan variasi media fermentasi untuk menjelaskan pengaruh media fermentasi terhadap jenis metabolit sekunder yang dihasilkan. Sejumlah 6 jenis media (A21, PY, YIM 301, YIM 305, YIM 61, dan FP) digunakan dalam proses fermentasi. Aktivitas antimikroba dari ekstrak yang diperoleh diuji terhadap Staphylococcus aureus, Escherichia coli, Bacillus subtilis, dan Candida albicans menggunakan metode difusi. Analisis lebih lanjut dilakukan dengan Kromatografi Lapis Tipis (KLT), bioautografi, Kromatografi Lapis Tipis Preparatif (KLTP), dan dan High Performance Liquid Chromatography (HPLC). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak fermentasi media A21 menunjukkan aktivitas antimikroba tertinggi, khususnya terhadap S. aureus dan B. subtilis dengan diameter hambat masing masing sebesar 41,58 mm 35,03 mm. Uji bioautografi menghasilkan zona bening pada beberapa band esktrak A21, PY, YIM 301, dan YIM 305, menandakan keberadaan senyawa bioaktif. Analisis bioautografi dan HPLC menunjukan bahwa A21, PY, YIM 305 dan YIM 301 menghasilkan 1 senyawa aktif terhadap keempat mikroba uji dan satu senyawa aktif yang dapat menghambat E. coli. Fermentasi dengan media YIM 61 menghasilkan senyawa aktif terhadap S. aureus yang berbeda dengan senyawa yang dihasilkan oleh keempat media cair lainya. Ekstrak dari fermentasi padat menunjukkan penghambat terhadap mikroba uji Gram positif tapi tidak diperoleh pemisahan senyawa yang baik pada KLT. Penelitian ini membuktikan bahwa OSMAC dapat menginduksi produksi senyawa bioaktif isolat Actinomycetes BioMCC 6389, dan media A21 menjadi kandidat terbaik untuk eksplorasi senyawa antimikroba lebih lanjut.

Tipe Item/Data: Skripsi/Tesis/Disertasi (Diploma atau S1)
Kata Kunci (keywords): Actinomycetes, antimikroba, HPLC, OSMAC, senyawa bioaktif
Subjek: 600 Teknologi > 610 Kedokteran & Kesehatan > 615 Farmakologi & Terapi Farmakologi > 615.3 Obat-obatan Organik > 615.329 Antibiotik
Divisi: Fakultas Saintek > Biologi
User Penyetor: S.S.I Fadhilah NH
Tanggal Disetorkan: 02 Jun 2026 02:36
Perubahan Terakhir: 02 Jun 2026 02:36
URI: http://repository.uinbanten.ac.id/id/eprint/18676

Actions (login required)

Lihat Item Lihat Item

      is powered by EPrints 3 which is developed by the Islamic Institutional Repository UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten. More information and software credits.