Azzahra, Fathimah (2025) Analisis Hukum Islam terhadap Jual Beli Anjing Menurut Pendapat Imam Hanafi (Studi Kasus di Joker Petshop Kota Serang). Diploma atau S1 thesis, UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten.
|
Teks
S_HES-211130032_Cover.pdf Download (123kB) |
|
|
Teks
S_HES-211130032_Lampiran Depan.pdf Download (3MB) |
|
|
Teks
S_HES-211130032_Bab I.pdf Download (388kB) |
|
|
Teks
S_HES-211130032_Bab II.pdf Restricted to Hanya staf repositori Download (504kB) |
|
|
Teks
S_HES-211130032_Bab III.pdf Restricted to Hanya staf repositori Download (279kB) |
|
|
Teks
S_HES-211130032_Bab IV.pdf Restricted to Hanya staf repositori Download (324kB) |
|
|
Teks
S_HES-211130032_Bab V.pdf Download (180kB) |
|
|
Teks
S_HES-211130032_Daftar Pustaka.pdf Download (220kB) |
Abstrak
Kota Serang memiliki banyak petshop, namun Joker Petshop merupakan satu-satunya yang secara khusus menjual anjing. Hal ini menarik karena mayoritas penduduknya beragama Islam dan cenderung mengikuti aturan syariat dalam berbisnis. Praktik jual beli hewan peliharaan, termasuk anjing, tidak lepas dari perbedaan pandangan fikih Islam mengenai status najis dan keabsahan transaksinya. Maka, muncul pertanyaan apakah praktik jual beli anjing di Joker Petshop sesuai dengan prinsip syariat Islam, terutama menurut pandangan mazhab Hanafi. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: 1) Bagaimana praktik jual beli anjing di Joker Petshop? 2) Bagaimana analisis hukum Islam terhadap praktik tersebut menurut pendapat Imam Hanafi? Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui praktik jual beli anjing di Joker Petshop serta menelaah kesesuaiannya menurut hukum Islam mazhab Hanafi. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif, yang bertujuan memperoleh pemahaman mendalam mengenai praktik jual beli anjing di Joker Petshop serta relevansinya dengan hukum Islam. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi langsung di lokasi penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik jual beli anjing di Joker Petshop dilakukan secara profesional dan terstruktur, dengan memperhatikan transparansi, edukasi pembeli, serta kesejahteraan hewan. Namun, anjing yang dijual umumnya untuk tujuan peliharaan dan hiburan, bukan untuk kebutuhan syar’i. Menurut mazhab Hanafi, jual beli anjing hanya dibolehkan bila ada kemaslahatan yang jelas dan bersifat fungsional. Oleh karena itu, praktik jual beli anjing di Joker Petshop tidak dapat dibenarkan secara syar’i menurut pandangan Imam Hanafi, meskipun secara administratif legal dan profesional.
| Tipe Item/Data: | Skripsi/Tesis/Disertasi (Diploma atau S1) |
|---|---|
| Kata Kunci (keywords): | Hukum Islam, jual beli anjing, madzhab hanafi |
| Subjek: | 2x4 Fiqh > 2x4.2 Muamalah > 2x4.21 Jual beli |
| Divisi: | Fakultas Syari'ah > Hukum Ekonomi Syari'ah |
| User Penyetor: | S.S.I Fadhilah NH |
| Tanggal Disetorkan: | 04 Des 2025 05:16 |
| Perubahan Terakhir: | 04 Des 2025 05:18 |
| URI: | http://repository.uinbanten.ac.id/id/eprint/17805 |
Actions (login required)
![]() |
Lihat Item |
