Pendidikan Islam dalamAl-Qur’an PerspektifSyekh Abdul Qadir Jailani

Badrudin, (2015) Pendidikan Islam dalamAl-Qur’an PerspektifSyekh Abdul Qadir Jailani. A-Empat, Serang. ISBN 978-602-0846-00-

[img] Teks
Pendidikan Islam dalam al-Qur'an.pdf

Download (5MB)
[img]
Pra Tinjau
Teks
Pendidikan Islam dalam al-Qur'an.pdf

Download (1MB) | Pra Tinjau

Abstrak

Penelitian ini terinspirasi dengan kondisidunia saat ini didominasi dengan pendidikan sekuler. Adapun bahaya pendidikan sekuler bagi kehidupan manusia adalah menghasilkan generasi-generasi yang menghilangkan prinsip religi dalam kehidupannya. Untuk itu mengkaji Konsep Tafsir Tarbawi yang isinya jauh dari sekuler sangat perlu diberdayakan. Produk penelitian yang ditawarkan berupa format tematema penting dalam kajian tafsir tarbawiQur’ani. Pembatasan masalah dari penelitian ini adalah penafsiran pendidikan dalam pandangan Syekh Abdul Qadir Jailani. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metodologi sebagai berikut: 1) Paradigma analisis tematis , yaitu mengumpulkan ayat-ayat dalam tema-tema Tarbawi. Untuk kemudian menganalisis dan menyimpulkannya sebagai cerminan jawaban Alqur’an dari permasalahan yang disebutkan, 2) Jenis penelitiannya menggunakan metode c o n t e n t a n a l y s i s . Orientasinya pada pemikiran Induktif, yaitu menarik kesimpulan dari yang bersifat umum kepada yang bersifat khusus. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dalamAlqur’an, ayatayat yang menerangkan mengenai pendidikan isyarat-isyaratnya dapat disebutkan sebagai berikut, (1) Kedudukan Belajar-Mengajar dan Derajat Orang yang Berilmu, ayat-ayatnya adalah QS. Al-Taubah (9) : 122, AlMuja>dalah (58): 11, dan Al-‘Alaq (96) : 1-5. (2) Tujuan Pendidikan dan Orientasinya, ayat-ayat yang berkaitan diantaranya QS. A>li ‘Imro>n (3) : 137-139, Al-Fath (48) : 28-29, Adz-Dza>riya>t (51) : 56, Al-A’la> (87) : 14-15, dan Asy-Syams (91) : 9-10. (3) Subjek - Objek Pendidikan dan Etika Guru – Murid, ayat-ayat yang berkaitan diantaranya QS. An-Nahl (16) : 43-44, Ar-Rahma>n (55): 1-4, An-Nisa>’ (4): 170, Al-Kahfi (18) : 60-70, dan 109. (4) Metode Pendidikan dan Pengajaran, ayat-ayatnya yaitu QS. Al-Ma>idah (5) : 67, Al-A’ra>f (7) : 176-177, Ibra>hi>m (14) : 24-27, dan An-Nahl (16) : 125-128. (5) Pendidikan Keluarga dan Hidup Berumah Tangga, ayat-ayat yang berkaitan diantaranya QS. An-Nisa>’ (4) : 9, Al-Isro> (17) : 23-28, Luqma>n (31) : 12-19, dan Al-Tahri>m (66) : 6. (6) Kurikulum dan Media Pendidikan, ayat-ayat yang berkaitan diantaranya QS. Al-Isro>’ (17) : 9, Al Hasyr (59) : 7, Al-Dza>riya>t (51) : 20-21, Al-Gha>syiyah (88) : 17-21, dan Az-Zumar (39) : 27. Dari ayat-ayat tersebut di atas menunjukkan bahwa kedudukan orang yang belajar dalam pandangan Syekh Abdul Qadir Jailani sangat diutamakan. Interpretasinya tentang ayat-ayat tarbawi sebagai berikut : tujuan pendidikan yang diorientasikan Syekh Abdul Qadir Jailani adalah menuju pembersihan hati atau tazkiyyatunnafs, ini merupakan derajat yang tinggi dalam proses pendidikan . Materi pemikiran yang dikembangkan Syekh Abdul Qadir Jailani tentang ketarbiyahan menetapkan adab-adab dan kewajiban-kewajiban tertentu yang harus diperhatikan guru dalam memperlakukan muridnya. Pengajaran yang digunakan Syekh Abdul Qadir Jailani sering memberikan sandaran atas nama Allah (Alqur’an) dan Hadits Nabawi dalam paparan-paparannya. Kemudian beliau menunjukkan penekanan yang luar biasa akan pentingnya berpegang teguh dan istiqamah dalam bertauhidullah . Ada dua hal yang melandasi inti ajaran pendidikan Islami, yaitu: (1) Berserahdiri kepada Allah. Seorang muslim wajib menyerahkan segala hal kepada Allah, mematuhi perintah-Nya, dan menjauhi larangan-Nya; (2) Mengingat dan menghadirkan Allah dalam kalbunya. Kedua hal ini, menurut Syekh Abdul Qadir, akan membawa seorang manusia senantiasa bersama Allah, sehingga segala aktivitasnya pun bernilai ibadah. Syekh Abdul Qadir Jailani menerapkan tiga metode. Pertama , membuat pengajaran yang sistematis dan mengolah jiwa yang terarah. Kedua , memberi ceramah dan berdakwah kepada murid dalam rangka amar ma’ruf dan nahi munkar . K etiga , kurikulum yang digunakan isinya harus meyakinkan secara ilmiah ( ‘il m u l y a q i> n ), keyakinannya dapat dipertanggungjawabkan ( ‘ a i n u l y a q i> n ) , dan kebenarannya meyakinkan secara pasti (haqqul yaqi>n ). This research was inspired by the condition of the world today is dominated by secular education. The danger of secular education for human life is produced generations who eliminate religious principles in their life. To examine the concept of Educational Exegesis (Tafsir Tarbawi) the contents away from the secular need to be empowered. Research products offered in the format of important themes in the study of Qur'anic Educational exegesis. The restriction of problems of this research is the problem of education in view of the interpretation of Sheikh Abdul Qadir Jilani. In this study the author used the following methodology: 1) Paradigm of thematic analysis, which collecting the verses in Educational themes. Then analyze and summarize as a reflection ofthe Quran answers to mentioned problems, 2) Content analysis. The orientation is inductive reasoning, the conclusion of a general nature to a special nature. The results of this study indicate that in the Qur'an, the verses that describe the cues of education can be described as follows, (1) Teaching and Learning position and degree of the learned, the verses areQS. Al-Taubah (9): 122, Al-Muja>dalah (58): 11, dan Al-‘Alaq (96) : 1-5. (2) The goal and orientation of education, the verses relating such QS. A>li ‘Imro>n (3) : 137139, Al-Fath (48) : 28-29, Adz-Dza>riya>t (51) : 56, Al-A’la> (87) : 14-15, dan Asy-Syams (91) : 9-10.(3) Subject-Objects of Education and the Ethics of Teacher - Pupil, related verses are QS. An-Nahl (16): 43-44, Ar-Rahma>n (55): 1-4, An-Nisa>’ (4): 170, Al-Kahfi (18): 60-70, dan 109. (4) Education and Teaching Methods, verses the QS. Al-Ma>idah (5) : 67, Al-A’ra>f (7) : 176-177, Ibra>hi>m (14) : 24-27, dan An-Nahl (16) : 125-128. (5) Education Family and home life, the verses of which are related to QS. An-Nisa>’ (4): 9, Al-Isro> (17): 23-28, Luqma>n (31): 12-19, dan Al-Tahri>m (66): 6. (6) Curriculum and Educational Media, the verses relating such QS. Al-Isro>’ (17): 9, Al-Hasyr (59): 7, Al-Dza>riya>t (51): 20-21, Al-Gha>syiyah (88): 1721, dan Az-Zumar (39): 27. The verses above show that the position of those who studied in the view of Shaykh Abdul Qadir Jilani is preferred. Interpretations of the Educational verses as following: The goal of education oriented by Shaykh Abdul Qadir Jilani was towards cleansing the heart or purification of the soul, this is a high degree in the educational process. Material of thought that developed by Shaykh Abdul Qadir Jilani about educationalstated behavior and certain obligations that must be considered by the teacher in treating his pupils. Teaching methods used by Shaykh Abdul Qadir Jilani often give back in the name of Allah (Quran) and The Tradition of the Prophet in exposure-presentation. Then he showed tremendous emphasis on the importance of firmness and constancy in the oneness of Allah. There are two things that underlie the core teachings of Islamic education, namely: (1) to surrender to God. A Muslim is obliged to surrender everything to God, obey His commands and avoid His prohibitions, (2) remembering and presenting God in his heart. Both of these, according to Shaykh Abdul Qadir, will carry a man with God, so that all his activities were worth worship. Shaykh Abdul Qadir Jilaniimplemented three methods. First, made a systematic teaching and processed purposeful mental. Second, gave sermon and preached to pupils in order tocommand the good and forbid the evil ( a m a r m a ’ r u f n a h i m u n k a r ). Third, the curriculum used must be scientifically convincing ( ‘ilmul yaqi>n ), the belief can be justified ( ‘ainul yaqi>n ), and the truth is surely convincing ( haqqul yaqi>n ).

Tipe Item/Data: Buku
Kata Kunci (keywords): Pendidikan, islam, Pendidikan Islam, bdul Qadir Jailani
Subjek: 2x7 Filsafat dan perkembangannya
2x7 Filsafat dan perkembangannya > 2x7.3 Pendidikan
2x7 Filsafat dan perkembangannya > 2x7.4 Pemurnian dan pemaharuan pemikiran
Divisi: Fakultas Ushuluddin, Dakwah Dan Adab > Filsafat Agama
User Penyetor: S.IPI Tsulatsiah Andi
Tanggal Disetorkan: 14 Mar 2017 10:12
Perubahan Terakhir: 19 Apr 2017 06:33
URI: http://repository.iainbanten.ac.id/id/eprint/178

Actions (login required)

Lihat Item Lihat Item

      is powered by EPrints 3 which is developed by the Islamic Institutional Repository UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten. More information and software credits.